Kebumen: Di tengah maraknya penyakit mulut dan kuku (PMK) di wilayah Indonesia, sejumlah pedagang hewan kurban di Kabupaten Kebumen memilih berdagang sapi di pinggir jalan meskipun belum ada penutupan pasar hewan. Sejumlah pedagang di Kebumen memilih berjualan sapi dipinggir jalan karena dinilai bisa mendatangkan pembeli.
Selain itu, mereka menilai kondisi hewan aman dari PMK karena hewan yang dijual merupakan ternak lokal dan tidak bercampur dengan ternak dari berbagai daerah. Para pedagang juga mengaku memberi ramuan tersendiri pada hewan ternak mereka untuk menjaga kesehatan ternak yang dijualnya.
“Jual di pinggir jalan alasannya karena nyaman dan orang-orang yang ingin membeli jadi lebih mudah,” ujar pedagang hewan kurban, Ahyani.
Meski demikian, hingga saat ini antusiasme masyarakat dalam membeli hewan kurban mengalami penurunan dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Masih banyak ditemukan pembeli yang melakukan transaksi sehari menjelang Iduladha, meski sudah memesan untuk memastikan kesehatan hewan kurban pada saat Iduladha. (Alifiah Nurul Rahmania)
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
FOLLOW US
Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan