Ilustrasi uang. MI Ramdani
Ilustrasi uang. MI Ramdani

12 Perusahaan di Jatim Belum Bayar THR

Nasional Virus Korona tunjangan hari raya
Amaluddin • 16 Mei 2020 06:05
Surabaya: Sebanyak 12 perusahaan di Jawa Timur (Jatim) diadukan pekerjanya terkait pembayaran tunjangan hari raya (THR). Sebanyak 10 perusahaan berkantor pusat di Jatim sementara dua lainnya di Jakarta.
 
"Yang paling banyak diadukan pekerjanya perusahaan di Surabaya," kata Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Jatim, Himawan Estu Bagijo, di Surabaya, Jumat malam, 15 Mei 2020.
 
Himawan memerinci empat perusahaan di Surabaya, tiga perusahaan di Pasuruan dan satu perusahaan masing-masing di Gresik, Mojokerto, dan Malang. Serta dua perusahaan berkantor pusat di Jakarta.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Hingga saat ini, ada 17 perusahaan yang telah membayar THR kepada pekerjanya di Jatim," beber dia.
 
Himawan mengaku pihaknya telah memanggil 10 perusahaan yang belum membayar THR. Sebanyak dua perusahaan telah mencapai kesepakatan antara pengusaha dan pekerjanya. Sementara delapan perusahaan lain dalam proses kesepakatan.
 
(Baca: Puluhan Perusahaan di Kudus Bayar THR)
 
"Kami berharap bahwa yang sudah kami share (bagikan) nomor telepon pengaduan, banyak yang mau mengadu atau memberi tahu ketika mereka sudah dibayarkan THR-nya," ujar dia.
 
Himawan mengakui di masa pandemi covid-19 (korona) banyak perusahaan terancam gagal bayar THR. Namun, ia berharap ada kesepakatan antara pekerja dengan pengusaha, sehingga kedua belah pihak sama-sama untung.
 
"Kesepakatan itu bukan penangguhan pembayaran THR. Tapi perjanjian bersama dengan pekerja, seperti dapat membayarnya sampai akhir tahun," tutur dia.
 
Dia menyebut cara itu lebih baik daripada tidak membayarkan THR. Sebab, Pemprov Jatim akan memberikan sanksi bagi perusahaan yang tidak membayar THR bagi pekerjanya.
 
"Tahun lalu ada enam perusahaan yang tidak membayarkan THR. Sanksinya jika tidak bayar THR, kami tidak akan memberi pelayanan administrasi yang terkait kegiatan usaha itu," kata dia.
 

(REN)

LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif