medcom.id, Bandung: Setelah berkobar selama kurang lebih 14 jam, akhirnya api di gedung Kings Shopping Centre dapat dipadamkan petugas pemadam. Kebakaran yang terjadi sejak pukul 23.30 WIB, Senin (23.30) baru dapat dikendalikan oleh gabungan tiga tim petugas pemadam kebakaran setelah mengerahkan 20 mobil pemadam kebakaran sore ini, Selasa (24/6/2014).
Pada hari Selasa dini hari, sekitar pukul 02.30 WIB, pemadam kebakaran Kota Bandung sempat menyatakan api sudah dikuasai dan dinyatakan padam. Namun, pada pukul 05.00 dini hari, api kembali berkobar.
"Tumpukan kain dan bahan mudah terbakar lainnya di lantai basement (bawah) penyebab api kembali berkobar, pekatnya asap dan panasnya suhu di ruangan basement menyebabkan tidak maksimalnya upaya pemadaman" tutur Kepala Dinas Kebakaran Kota Bandung, Hikmat di lokasi kejadian, Selasa (24/6/2014).
Hikmat mengatakan, dugaan sementara penyebab kebakaran berasal dari korsleting listrik di lantai basement berdasarkan kesaksian api berawal dari plafon di sebuah toko grosir kain. Meski tidak sampai menimbulkan korban jiwa, namun akibat kejadian kebakaran ini kerugian ditaksir mencapai puluhan miliar rupiah.
Kebakaran yang menghanguskan sebagian besar gedung menyisakan duka bagi seluruh karyawan yang bekerja di pusat perbelanjaan itu. Nina, (28 tahun) salah seorang karyawati di sebuah toko pakaian Mal Kings, mengaku kaget dan histeris ketika melihat tempat sehari harinya ia bekerja ludes terbakar.
"Saya kaget mas, saya baru tahu ada kebakaran ini setelah tiba disini, saya langsung lemas dan tidak bisa berkata apa apa, saya sudah hubungi pemilik toko tapi telponnya sibuk terus" ujarnya sambil terbata bata.
Diperkirakan ada sekitar 432 toko yang ada di pusat perbelanjaan, Kings Shopping Centre, Jalan Kepatihan, Kota Bandung dengan sekitar 1300 karyawan yang bekerja disana yang dipastikan akan kehilangan pekerjaan untuk sementara waktu.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
FOLLOW US
Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan