ilustrasi Medcom.id
ilustrasi Medcom.id

Baku Tembak Polisi dan Begal, 3 Polisi Pasuruan Terluka

Nasional pencurian baku tembak
Amaluddin • 06 Oktober 2020 15:21
Surabaya: Tiga anggota polisi terluka dan satu orang meninggal saat baku tembak antara pelaku pencurian pemberatan dengan anggota Jatanras Polda Jatim di Pasuruan, pukul 23.20 WIB, Senin, 5 Oktober 2020. Satu orang yang meninggal adalah tersangka, Sues, warga Dusun Sumbersuko, Desa Plososari, Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan.
 
"Tersangka ini merupakan seorang Daftar Pencarian Orang (DPO)," kata Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko, di Surabaya, Selasa, 6 Oktober 2020.
 
Baca: Warga Sipil di Nduga Jadi Korban Penembakan KKB

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Truno menjelaskan kejadian itu bermula saat petugas mendapatkan informasi DPO sedang berada di rumah warga untuk menghadiri hajatan. Sementara anggota yang sudah siaga di Mako Polsek Grati dan langsung bergerak memburu pelaku.
 
Dalam perjalanan, tepat di Jalan Desa Jeladri, Kecamatan Lumbang, anggota kepolisian berpapasan dengan Sues, yang mengendarai motor bersama seseorang yang tidak dikenal. Tak mau kehilangan jejak, akhirnya petugas memutar arah dan mengejar tersangka.
 
"Ternyata tersangka ini tahu jika dirinya diburu oleh polisi. Saat akan masuk ke gang kecil, seorang petugas berhasil menarik sarung tersangka hingga terjatuh," jelas Truno.
 
Menurutnya setelah terjatuh, tersangka mengeluarkan senjata jenis revolver rakitan dengan amunisi 5.56 mm, dan menembak senjata ke arah perut Bripda Benny dan Bripka Sutiyono. Atas kejadian ini anggota lain sempat baku tembak dengan tersangka dan tersangka sendiri tewas di lokasi kejadian.
 
Truno menjelaskan tersangka seringkali melakukan tindak kriminalitas, mulai perampasan sepeda motor di Gempol Pasuruan, Melempar Bondet anggota brimob watu kosek, dan terakhir menjadi DPO Polda Jatim terkait kasus Curanmor.
 
"Tersangka ini juga merupakan seorang residivis curas sapi di Polres Lumajang, residivis Polres Pasuruan dengan kasus membacok warga, dan DPO," ungkap Truno.
 
Polisi menyita beberapa barang bukti di antaranya senjata api rakitan jenis revolver dan gagang hitam beserta peluru tajam kaliber 5,56 mm. Serta sejumlah amunisi 11 butir dan dalam silinder 1 butir dan selongsong dalam silinder 5 butir, serta 6 butir peluru hampa.
 
Satu bilah pedang dengan panjang 70 sentimeter dengan sarung pedang terbuat dari kulit, Satu buah sabuk kain warna hitam yg berisi jimat dan Satu unit sepeda motor Honda CBR warna merah kombinasi putih.
 
Saat ini jenazah tersangka dievakuasi ke Rumah Sakit Grati dan untuk tiga anggota yang mengalami luka akibat kejadian itu dilarikan ke Rumah Sakit Bhayangkara Polri untuk mendapatkan perawatan.
 
(DEN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif