Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Jatim, Nyono. Medcom.id/Amaluddin
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Jatim, Nyono. Medcom.id/Amaluddin

Pemprov Jatim Minta DKI Perpanjang PSBB

Nasional Virus Korona PSBB
Amaluddin • 16 Mei 2020 03:41
Surabaya: Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur (Jatim) meminta Pemprov DKI Jakarta memperpanjang penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB). Ini untuk mengantisipasi lonjakan pemudik dari Jakarta ke Jatim.
 
"Kami memberikan masukan agar PSBB di Jakarta yang akan berakhir 22 Mei kembali diperpanjang. Kami juga berikan masukan ke Dirjen Kemenhub agar arus mudik dikendalikan sampai 31 Mei," kata Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Jatim, Nyono, di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Jumat malam, 15 Mei 2020.
 
Dishub Jatim mencatat peningkatan penerbangan di Bandara International Juanda Surabaya. Nyono menyebut terdapat 14 kedatangan pesawat dan 20 keberangkatan dengan 496 penumpang per 15 Mei 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Nyono menyebut lonjakan penumpang membuat petugas kesulitan melakukan pemeriksaan. "Dengan adanya peningkatan jumlah penumpang, kami berharap ada pengetatan dan pengendalian jumlah penumpang," ujar dia.
 
(Baca: Antrean Penumpang di Bandara Soetta Bukti Pemerintah Tak Serius)
 
Dia menyebut pengetatan protokol kesehatan telah dilakukan kepada penumpang. Ini mengakibatkan penumpukan antrean seperti di Bandara Soekarno Hatta. Pemeriksaan dilakukan dalam dua tahap, yakni sebelum penumpang mendapat tiket dari maskapai dan pengecekan oleh tim covid-19 di bandara.
 
Kelengkapan yang diperiksa antara lain surat penugasan dari TNI/Polri dan aparatur sipil negara (ASN). Serta penumpang dengan kebutuhan mendesak.
 
"Syarat keterangan negatif covid-19 juga harus dilengkapi," kata Nyono.
 
Dia menyebut dengan proses tersebut waktu tunggu di bandara lebih lama. Waktu tunggu biasanya satu jam kini menjadi tiga jam.
 
"Makanya kita harus memperketat persyaratan itu, karena harus dipastikan penumpang yang naik pesawat adalah penumpang yang sehat," kata Nyono.
 

(REN)

LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif