NEWSTICKER
Petinggi Sunda Empire menjadi tersangka kasus penyebaran kabar bohong di Polda Jawa Barat. ANTARA/Bagus Ahmad Rizaldi
Petinggi Sunda Empire menjadi tersangka kasus penyebaran kabar bohong di Polda Jawa Barat. ANTARA/Bagus Ahmad Rizaldi

Polisi Pastikan Tiga Tersangka Sunda Empire Waras

Nasional keraton
Antara • 19 Februari 2020 11:00
Bandung: Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Barat menyatakan ketiga tersangka kasus penyebaran kabar bohong terkait kekaisaran fiktif Sunda Empire tidak mengalami gangguan jiwa. Kabid Humas Polda Jawa Barat, Kombes Saptono Erlangga, memastikan penyidikan terhadap ketiga tersangka itu akan terus dilanjutkan.
 
"Dari ketiga suspect (tersangka) Sunda Empire tidak mengalami gangguan jiwa dan layak untuk disidik atau penyidikan bisa dilanjutkan," kata Erlangga di Bandung, Rabu, 19 Februari 2020.
 
Erlangga menjelaskan bahwa pihak kepolisian tidak akan lagi melakukan pemeriksaan lanjutan terhadap kondisi kejiwaan para tersangka. Selain itu menurut Erlangga pihaknya masih menunggu hasil koordinasi dengan Kedutaan Besar (Kedubes) Swiss terkait klaim kekayaan Sunda Empire pada salah satu bank di Swiss.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Deposito masih tunggu dari kedutaan Swiss," jelas Erlangga.
 
Para petinggi Sunda Empire mengklaim bahwa pihaknya memiliki kekayaan senilai 500 juta dolar Amerika dalam bentuk deposito di Bank DBS Swiss. Melalui sertifikat deposito tersebut, petinggi Sunda Empire membujuk orang-orang untuk bergabung ke kerajaan fiktif itu.
 
Sebelumnya Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Jawa Barat telah menetapkan tiga tersangka kasus penyebaran kabar bohong oleh petinggi Sunda Empire pada Selasa (28/1).
 
Tiga petinggi yang menjadi tersangka itu di antaranya bernama Nasri Banks sebagai perdana menteri, Raden Ratna Ningrum sebagai ratu agung, dan Ki Ageng Ranggasasana sebagai sekretaris jenderal.
 

(DEN)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif