Ilustrasi Medcom.id/ Mohammad Rizal.
Ilustrasi Medcom.id/ Mohammad Rizal.

Angin Puting Beliung Berpotensi Menerjang Wilayah NTT

Nasional cuaca ekstrim
Antara • 01 Maret 2019 15:30
Kupang: Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun EL Tari Bambang Santiajid mengatakan, hujan deras disertai angin puting beliung masih berpotensi terjadi di Nusa Tenggara Timur (NTT).
 
"Masih berpotensi terjadi, tapi peluang terjadi puting beliung di tempat yang sama atau berdekatan dengan lokasi terjadinya puting beliung pada Kamis, 28 Februari di Kota Kupang sangat kecil," kata Bambang Santiajid seperti dilansir Antara, Jumat, 1 Maret 2019.
 
Angin puting beliung pada Kamis, 28 Februari lalu merusak 120 rumah warga di dua kelurahan, yakni Kelurahan Liliba dan Penfui, Kota Kupang. Rumah-rumah penduduk yang rusak tersebut umumnya mengalami kerusakan pada bagian atap, karena terbawa angin serta plafon rumah karena terkena hujan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Menurut Bambang, dalam beberapa hari ke depan masih ada potensi terjadinya angin kencang. "Tidak bisa diprediksi apakah angin puting beliung atau angin kencang, yang pasti ada potensi angin kencang, sehingga warga sebaiknya tetap waspada," jelas Bambang.
 
Bambang menambahkan, potensi angin kencang disertai hujan deras, bisa dilihat dari gumpalan atau kumpulan awan tebal dan hitam, menjulang tinggi, sebagaimana yang disaksikan warga sebelum puting beliung menerjang dan memorak-porandakan rumah warga di Liliba dan Penfui.
 
Kondisi ini, menunjukkan adanya potensi bencana. Awan yang demikian disebut awan comulonimbus yang disebabkan oleh tekanan rendah atau tidak stabilnya atmosfer.
 
Karena itu, masyarakat harus tetap waspada pascaputing beliung menerjang dan memorak-porandakan rumah warga di Liliba, Kota Kupang.
 

(DEN)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif