Ilustrasi. (Foto: Medcom.id)
Ilustrasi. (Foto: Medcom.id)

9 Kabupaten di NTT Berstatus Awas Kekeringan

Nasional kemarau dan kekeringan krisis air bersih
Media Indonesia.com • 02 Agustus 2020 10:22
Kupang: Stasiun Klimatologi Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), menerbitkan peringatan ancaman bencana kekeringan meteorologis di daerah itu.
 
Peringatan dini dikeluarkan menyusul ditetapkannya sejumlah kecamatan di sembilan kabupaten yakni Ende, Kupang, Sikka, Sumba Timur, Sabu Raijua, Rote Ndao, Timor Tengah Selatan, Belu, dan Kota Kupang, dengan status awas kekeringan.
 
Kecamatan yang terancam mengalami kekeringan antara lain Wolojit di Kabupaten Ende; Waigete di Sikka; Olafuliha'a, Papela, dan Busalangga di Rote Ndao; serta Waingapu, Kanatang, Tanarara, Lambanapu, Rambangaru, dan Kamanggih di Sumba Timur. Selain itu, 16 wilayah berstatus siaga dan sembilan wilayah berstatus waspada.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca juga:Dua Kampung Pesisir Mimika Masih Terendam Banjir
 
Kepala Stasiun Klimatologi Kupang, Apolinaris Geru mengatakan peringatan itu dikeluarkan karena wilayah tersebut mengalami deret hari kering dari 31 hari hingga 61 hari atau dua bulan.
 
Selain itu, sesuai prakiraan peluang curah hujan, beberapa daerah bakal mengalami curah hujan sangat rendah, yakni kurang dari 20 milimeter per dasarian dengan peluang lebih dari 90 persen.
 
"Analisis curah hujan Dasarian III Juli 2020 pada umumnya wilayah NTT mengalami curah hujan dengan kategori rendah atau 0-50 milimeter," ujarnya.
 
Menurutnya, kekeringan berdampak pada sektor pertanian dengan sistem tadah hujan, pengurangan ketersediaan air tanah, dan meningkatnya potensi kemudahan terjadinya kebakaran. (Palce Amalo)
 

(MEL)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif