Jakarta: Warga Lampung digegerkan dengan penemuan dua mayat laki-laki tanpa kepala di pantai di wilayah Lampung Selatan. Kedua jasad juga tidak memiliki identitas.
“Benar, telah ditemukan mayat laki-laki identitas belum diketahui di pinggir Pantai Dusun, Desa Bakauheni, Kecamatan Bakauheni,” ujar Kapolsek Penengahan Iptu Gobel, dikutip dari Antara, Jumat, 8 September 2023.
Penemuan mayat tersebut bermula saat seorang warga bernama Samsuri, 33, sedang mencari ikan di laut pada Rabu, 6 September. Selain tanpa kepala, mayat berjenis kelamin laki-laki itu juga ditemukan tanpa bagian lengan dan kaki yang utuh.
Gobel mengungkapkan, korban mengenakan kaos berwarna putih dan celana kain training berwarna biru saat ditemukan.
“Saksi atas nama Samsuri saat itu sedang mencari Ikan dengan jaring kemudian melihat ada sesosok mayat yang mengapung di pantai dengan kondisi sudah tidak utuh,” jelas Iptu Gobel.
Samsuri mengajak Suharyono, 50, dan Siti Ropiah, 37 untuk ikut melihat mayat di lokasi penemuannya. Ketiganya kemudian melaporkan penemuan tersebut ke aparat desa, yang diteruskan ke Polsek Penengahan.
Pihak kepolisia membawa kedua jasad ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bob Bazar Kalianda untuk diautopsi.
“Mayat tanpa identitas tersebut dibawa ke RSUD Bob Bazar Kalianda untuk dilakukan visum,” ujarnya.
Jakarta: Warga Lampung digegerkan dengan
penemuan dua mayat laki-laki
tanpa kepala di pantai di wilayah
Lampung Selatan. Kedua jasad juga tidak memiliki identitas.
“Benar, telah ditemukan mayat laki-laki identitas belum diketahui di pinggir Pantai Dusun, Desa Bakauheni, Kecamatan Bakauheni,” ujar Kapolsek Penengahan Iptu Gobel, dikutip dari
Antara, Jumat, 8 September 2023.
Penemuan mayat tersebut bermula saat seorang warga bernama Samsuri, 33, sedang mencari ikan di laut pada Rabu, 6 September. Selain tanpa kepala, mayat berjenis kelamin laki-laki itu juga ditemukan tanpa bagian lengan dan kaki yang utuh.
Gobel mengungkapkan, korban mengenakan kaos berwarna putih dan celana kain training berwarna biru saat ditemukan.
“Saksi atas nama Samsuri saat itu sedang mencari Ikan dengan jaring kemudian melihat ada sesosok mayat yang mengapung di pantai dengan kondisi sudah tidak utuh,” jelas Iptu Gobel.
Samsuri mengajak Suharyono, 50, dan Siti Ropiah, 37 untuk ikut melihat mayat di lokasi penemuannya. Ketiganya kemudian melaporkan penemuan tersebut ke aparat desa, yang diteruskan ke Polsek Penengahan.
Pihak kepolisia membawa kedua jasad ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bob Bazar Kalianda untuk diautopsi.
“Mayat tanpa identitas tersebut dibawa ke RSUD Bob Bazar Kalianda untuk dilakukan visum,” ujarnya.
(SUR)