Pintu Gerbang Tol Kejapanan di Jawa Timur yang menjadi salah satu titik diwaspadai oleh petugas untuk kelancaran pemudik menyambut Hari Raya Idul Fitri 1443 Hijriah. ANTARA/Fiqih Arfani.
Pintu Gerbang Tol Kejapanan di Jawa Timur yang menjadi salah satu titik diwaspadai oleh petugas untuk kelancaran pemudik menyambut Hari Raya Idul Fitri 1443 Hijriah. ANTARA/Fiqih Arfani.

Polda Jatim Fokus Awasi Empat Jalur Pemudik

Nasional Mudik Lebaran Jalan Tol Jawa Timur Lebaran 2022
Antara • 20 April 2022 13:26
Surabaya: Kepolisian Daerah Jawa Timur fokus mengawasi empat jalur yang akan dipakai oleh para pemudik menjelang Hari Raya Idulfitri 1443 Hijriah.
 
Direktur Lalu Lintas Polda Jawa Timur, Komisaris Besar Latif Usman, mengatakan empat jalur tersebut, yaitu jalur pantura, jalur tengah Bojonegoro, jalan tol, dan jalur selatan.
 
"Nah, ini semua menuju ke kawasan timur, bertumpu di Malang, Surabaya sampai ke Banyuwangi. Tetapi ingat, bahwa Surabaya ini merupakan pergerakan orang yang akan mudik kembali," kata Latif di Surabaya, Rabu, 20 April 2022.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca: Jumlah Pemudik via Bakauheni Diprediksi Naik hingga 100%
 
Dia menjelaskan antisipasi yang dilakukan salah satunya adalah penambahan sarana prasarana, seperti Jembatan di Lamongan yang saat ini sudah bisa dilewati. Latif menyampaikan yang perlu disiapkan di jalan tol adalah memberikan fasilitas berupa posko di tempat istirahat atau rest area.
 
"Di jalan tol kami betul-betul mempersiapkan diri. Total ada 23 rest area, dan bagaimana masyarakat yang perjalanan jauh lewat Jatim supaya bisa nyaman," jelasnya.
 
Tak hanya rest area, mantan Direktur Lalu Lintas Polda DI Yogyakarta tersebut menyampaikan Ditlantas Polda Jatim telah melakukan pemetaan titik-titik tol yang rawan.
 
“Setidaknya ada tujuh titik tol yang perlu diwaspadai. Seperti Tol Sidoarjo, Tol Kejapanan, Waru Gunung, Singosari, Pandaan," ungkapnya.
 
Kewaspadaan titik-titik tersebut, lanjut dia, bukan karena kecelakaan lalu lintas, melainkan berpotensi menimbulkan kemacetan. Polri juga telah melaukan koordinasi dengan pengelola, termasuk pihak jalan tol, supaya tidak terjadi antrean di pintu atau gerbang tol.
 
"Kami meminta jangan sampai ada antrean lebih dari 1 kilometer. Apabila lebih maka harus ada kebijaksanaan dari mereka, apakah diloloskan atau bagaimana. Kami harap semuanya sudah bisa mengantisipasi," ujarnya.
 
 
 
(DEN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif