Ilustrasi: Medcom.id
Ilustrasi: Medcom.id

TKA Tiongkok di Cilegon Negatif Virus Korona

Nasional Virus Korona
Hendrik Simorangkir • 06 Februari 2020 19:05
Tangerang: Dinas Kesehatan Kota Cilegon memastikan, tidak ada Tenaga Kerja Asing (TKA) asal Tiongkok di kotanya yang terjangkit virus korona.Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Cilegon, Arriadna, mengatakan semua TKA sudah diperiksa sesuai prosedur.
 
"Sebanyak 28 TKA asal Tiongkok memang bekerja di perusahaan tersebut di Serang, tapi mereka semuanya tinggal di wilayah Cilegon. Jadi warga sekitar perumahan resah, takut adanya virus korona," kata Arridna saat dikonfirmasi, Kamis, 6 Februari 2020.
 
Arriadna menjelaskan dari 28 TKA asal Tiongkok, yang bekerja di perusahaan Wilmar hanya empat orang yang pulang ke negaranya dan belum kembali ke Indonesia. Sementara sebanyak 24 orang sisanya tetap berada di Kota Cilegon.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Saya sudah konfirmasi, yang perusahaan Wilmar itu ada 28 orang, 24 orang tidak pulang waktu Imlek, sudah di Indonesia, sejak Agustus, September. Jadi, dia orang yang ada empat pulang dan belum kembali ke Indonesia," jelas Arridna.
 
Dari 24 pekerja Tiongkok itu, Arriadna memastikan semuanya negatif virus korona. Begitu pun pekerja asal negeri Tirai Bambu lainnya yang berada di Kota Cilegon, tidak ada yang terbukti suspect korona.
 
"Semuanya negatif, kalau ada yang positif (korona), kita semua enggak bisa keluar dari Kota Cilegon, diisolasi. Para pekerja tersebut sudah di bawah pengawasan perusahaan tempat mereka bekerja dan Dinkes," ungkap Arridna.
 
Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Cilegon, Suparman, mengatakan hal itu juga membantah terkait adanya TKA di Cilegon terjangkit virus korona. Para TKA itu baru saja kembali dari Tiongkok usai merayakan Imlek.
 
"Baru pulang empat hari lalu, saya belum dapat laporan (identitas dan hasil pengecekkannya). Tapi belum tentu terpapar virus korona. Tapi yang bersangkutan baru tiba dari Tiongkok, seharusnya dikarantina dulu," kata Suparman.
 
Sementara, Lurah Sukmajaya, Kecamatan Jombang, Cilegon, Banten Ade Rizki mengatakan ada 20 lebih TKA yang tinggal di wilayahnya. Namun, semuanya sudah di evakuasi ke mess perusahaan.
 
"Mereka (TKA) semua bekerja di Kawasan Industri Bojonegara Industrial Park (BPI) Kabupaten Serang, Banten," kata Ade.
 
Ade mengaku tidak tahu waktu pasti TKA tersebut kembali dari Tiongkok. Ia juga tidak mendapatkan laporan adanya TKA asal Tirai Bambu itu ada yang terjangkit virus korona.
 

(ALB)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif