Ilustrasi Closed Circuit Television (CCTV) di persimpangan jalan di Surabaya, Jawa Timur, Jumat, 12 Juli 2019. Medcom.id/ Syaikhul Hadi.
Ilustrasi Closed Circuit Television (CCTV) di persimpangan jalan di Surabaya, Jawa Timur, Jumat, 12 Juli 2019. Medcom.id/ Syaikhul Hadi.

CCTV di Surabaya Sudah Dilengkapi Pengenal Wajah

Nasional tilang elektronik
Syaikhul Hadi • 12 Juli 2019 18:52
Surabaya: Pemerintah Kota Surabaya melalui dinas Perhubungan Surabaya mulai memanfaatkan Closed Circuit Television (CCTV) yang tersebar di 23 simpang jalanan kota Surabaya untuk menjaga keamanan dan ketertiban lalu lintas. Pasalnya CCTV di Surabaya sudah dilengkapi dengan face recognition (pengenal wajah).
 
Kepala Dinas Perhubungan Surabaya, Irvan Wahyudrajad mengatakan sejak 2017 lalu, sistem kerja E-Tilang yang dikerjasamakan dengan Polrestabes, Kejaksaan, dan Pengadilan Negeri mampu merekam secara otomatis pelanggaran yang dilakukan pengendara. Pelanggaran meliputi melebihi stopline, langgar traffic light, dan langgar marka jalan.
 
"Dari data tersebut muncul informasi kendaraanya, mulai dari plat nomor, warna kendaraan, hingga jenis kendaraan," kata Irvan Wahyudrajad di Surabaya, Jumat, 12 Juli 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Irvan menjelaskan penindakan yang selama ini dilakukan secara on the spot yakni dengan jarak tertentu dari lokasi CCTV. "Saat ini CCTV yang dimiliki oleh Dishub Surabaya berjumlah 640 dengan dua kualifikasi, yakni CCTV Pemantauan (surveillance) dan CCTV E-Police," tambah Irvan.
 
Awalnya CCTV E-Tilang yang dimiliki Dishub Surabaya hanya terletak pada empat titik lokasi, yakni simpang Darmo al Falah (arah masuk kota), Darmo al Falah (arah luar kota), Jalan Mustopo-Dharmawangsa (dari arah barat), dan Jalan Kertajaya- Dharmawangsa (dari arah Selatan). Namun, seiring berjalannya waktu dan kebutuhan, kini CCTV E-Tilang telah tersebar pada 23 simpang di jalanan Kota Surabaya.
 
"Untuk CCTV yang berfungsi sebagai Pemantauan (surveillance) berjumlah 612, sedangkan untuk CCTV E-Police berjumlah 28 dengan rincian 23 CCTV khusus E-tilang dan 5 CCTV lainnya untuk Camera speed," jelas Irvan.
 
Untuk memaksimalkan system teknologi keamanan dan kenyamanan Kota Surabaya, pemerintah melalui Dinas Perhubungan Surabaya berencana menambah jumlah CCTV. Di antaranya 135 CCTV surveillance berkemampuan face recognition, 20 CCTV E-Tilang, dan lima speed Camera melalui E-Katalog.
 
"Untuk titik lokasinya, sedang kami koordinasikan dengan pihak Polrestabes Surabaya dan Polres Pelabuhan Tanjung Perak," ungkap Irvan.
 
Selain memasang CCTV di beberapa ruas jalan atau traffic light, CCTV itu juga akan dipasang di tempat-tempat umum atau pusat keramaian di Surabaya. Seperti taman kota, tempat ibadah, sekolah, kampus, rumah pompa, hingga kantor pemerintahan.
 

(DEN)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif