Personel SAR Timika diberangkatkan ke Sugapa, Kabupaten Untan Jaya untuk mengevakuasi awak pesawat Rimbun Air PK OTW. (ANTARA/Evarianus Supar)
Personel SAR Timika diberangkatkan ke Sugapa, Kabupaten Untan Jaya untuk mengevakuasi awak pesawat Rimbun Air PK OTW. (ANTARA/Evarianus Supar)

3 Awak Rimbun Air Dievakuasi ke Timika, Kotak Hitam Ditemukan

Nasional Pesawat Jatuh Papua kecelakaan mengerikan kecelakaan pesawat Pesawat Hilang Kontak di Papua
Antara • 16 September 2021 06:19
Timika: Tiga awak pesawat Rimbun Air dengan nomor penerbangan PK OTW yang jatuh di Bukit Kampung Bilogai, dekat Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, Papua, pada Rabu, 15 September 2021, rencananya dievakuasi ke Timika pada Kamis pagi, 16 September 2021.
 
Kepala Kantor SAR Timika George Mercy L Randang mengatakan dua armada pesawat perintis sudah siap di Bandara Bilogai Sugapa untuk membawa jenazah Pilot Hj Mirza, kopilot Fajar, dan teknisi Iswahyudi.
 
"Pesawat belum berangkat dari Sugapa karena di sana masih kabut. Yang jelas di Bandara Timika sudah disiagakan mobil ambulans untuk membawa jenazah para korban ke RSUD Mimika untuk proses selanjutnya," jelas Mercy.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Jenazah ketiga awak pesawat Rimbun Air PK OTW jenis Twin Otter 3000 itu berhasil dikeluarkan dari reruntuhan puing-puing pesawat oleh warga bersama aparat TNI pada Rabu malam, sekitar pukul 23.30 WIT.
 
Baca juga: Pelaku Sate Sianida Disidangkan Hari Ini
 
Kemudian secara estafet Tim SAR gabungan terdiri atas unsur masyarakat, Basarnas dan TNI mengevakuasi ketiga jenazah ke Bandara Sugapa dengan berjalan kaki.
 
Jenazah ketiga awak pesawat Rimbun Air itu baru tiba di Bandara Sugapa pada Kamis dini hari sekitar pukul 02.30 WIT.
 
Selanjutnya pada pukul 04.30 WIT, Tim SAR gabungan yang terdiri atas unsur Basarnas Timika dan unsur TNI kembali menemukan kotak hitam pesawat Rimbun Air.
 
"Tim sekarang ini sedang dalam perjalanan mengevakuasi black box dari lokasi kejadian ke Sugapa dengan berjalan kaki. Kalau tidak ada hambatan hari ini juga black box itu sudah bisa dibawa ke Timika bersama 10 personel Basarnas," kata Mercy.
 
Pesawat Rimbun Air PK OTW itu hilang kontak dalam penerbangan dari Bandara Nabire menuju Sugapa, Kabupaten Intan Jaya pada Rabu pagi, 15 September 2021 sekitar pukul 07.37 WIT. Pesawat itu dilaporkan membawa bahan bangunan.
 
Kepala AirNav Indonesia Cabang Timika Andi Nurwansyah mengatakan, SAR Timika melalui peralatannya menangkap sinyal yang diduga berasal dari pesawat Rimbun Air yang jatuh.

 
(MEL)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif