Satgas Madago Raya menggelar razia dan pemeriksaan di jalur menuju pegunungan Dusun V, Desa Tanalanto, Kecamatan Torue, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, Rabu 24/11. ANTARA/HO/ (Humas Polda Sulteng)
Satgas Madago Raya menggelar razia dan pemeriksaan di jalur menuju pegunungan Dusun V, Desa Tanalanto, Kecamatan Torue, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, Rabu 24/11. ANTARA/HO/ (Humas Polda Sulteng)

Razia, Satgas Madago Raya Persempit Gerak DPO MIT Poso

Antara • 24 November 2021 10:34
Parigi Moutong: Satgas Madago Raya menggelar razia dan pemeriksaan di jalur menuju pegunungan Dusun V, Desa Tanalanto, Kecamatan Torue, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, Rabu, 24 November 2021. Hal itu untuk mengantisipasi simpatisan teroris Poso yang memberikan bantuan logistik.
 
“Razia bertujuan mengantisipasi simpatisan yang berupaya memberikan bantuan kepada DPO teroris Poso. Razia ini sekaligus mempersempit gerak DPO maupun simpatisannya,” tegas Wakasatgas Humas Operasi Madago Raya, AKBP Bronto Buriyono, dihubungi di Poso.
 
Bronto mengatakan, razia dilakukan untuk mengantisipasi simpatisan yang masih memberikan bantuan logistik maupun informasi kepada DPO kelompok Mujahidin Indonesia Timur (MIT) Poso. Setiap warga yang melintas di jalur pegunungan Desa Tanalanto akan diperiksa, mulai dari kendaraan sampai barang bawaan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca: 150 Personel Brimob Polda Jambi Bantu Kejar DPO MIT
 
“Tak terkecuali kami periksa apa yang dibawa dan tujuan mereka ke mana,” sebutnya.
 
Selain menggelar razia, personel TNI/Polri yang bergabung dalam Satgas Madago Raya di Pos Sekat Tanalanto mengimbau petani agar meningkatkan kewaspadaan. Pasalnya keberadaan empat DPO yang diduga masih berada di wilayah Kabupaten Parigi Moutong, Poso, dan Sigi.
 
"Hasilnya, kami belum menemukan adanya hal-hal yang mencurigakan," tambahnya.
 
Bronto menjelaskan, razia serupa dilakukan di wilayah operasi lainnya yang diduga menjadi tempat persembunyian para DPO. Dia menuturkan, beberapa bulan lalu pihaknya berhasil melumpuhkan Qatar dan pengikutnya di Pegunungan Torue.
 
"Sehingga pengawasan dan pengamanan ekstra perlu dilakukan di wilayah ini,” terangnya.
 
Baca: Densus 88 Bantah Sembunyikan Farid Okbah Cs dan Intimidasi Keluarga
 
Satgas Madago Raya menyebar foto wajah empat DPO di sejumlah daerah di wilayah operasi, termasuk pemasangan baliho wajah keempat DPO. Empat DPO teroris Poso, yakni Askar alias Jaid alas Pak Guru, Nae alias Galuh alias Mukhlas, Ahmad Gazali alias Ahmad Panjang dan Suhardin alias Hasan Pranata.
 
“Dua warga Bima, Provinsi Nusa Tenggara Barat dan dua lagi warga Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah,” jelas Bronto.
 
Bronto berharap keempat DPO menyerahkan diri untuk diproses secara hukum. Selain itu, dia meminta warga untuk melapor, jika melihat orang mencurigakan atau mirip dengan para DPO.
 
(LDS)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif