Lubuklinggau: Kelangkaan stok dan melonjaknya harganya minyak goreng terus terjadi di sejumlah daerah. Pedagang kecil yang bergantung kepada minyak goreng pun menjerit karena modal mereka melejit.
Misalnya pedagang jajanan di Lubuk Linggau, Sumatra Selatan. Kenaikan harga minyak goreng membuat penghasilan mereka turun hingga 30 persen.
Yayat, pedagang gorengan di Lubuk Linggau, menggunakan 5 liter minyak goreng kemasan setiap hari. Minyak itu dibeli dengan harga Rp24 ribu. Pedagang mengaku sempat tidak berjualan saat kondisi stok minyak goreng langka.
Namun, Yayattetap memilih untuk berjualan meski hanya mendapatkan keuntungan yang sedikit.
“Yang penting sekarang minyaknya ada, walaupun harganya mahal,” ujar Yayat dalam program Selamat Pagi Indonesia di Metro TV, Rabu 30 Maret 2022
Pedagang berharap, pemerintah dapat menstabilkan kembali harga minyak goreng. (Alifiah Nurul Rahmania)
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
FOLLOW US
Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan