SMPN 3 Mrebet. (ANTARA/Wuryanti Puspitasari)
SMPN 3 Mrebet. (ANTARA/Wuryanti Puspitasari)

Klaster SMPN 4 Mrebet Purbalingga 'Menular' ke Sekolah Lain

Nasional Pasien Covid-19 pandemi covid-19 Pembelajaran Tatap Muka Sekolah Tatap Muka Kembali Dibuka Klaster Covid-19 di Sekolah
Antara • 22 September 2021 14:24
Purbalingga: Dinas Kesehatan Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah, menginformasikan tes antigen yang dilakukan terhadap 61 siswa SMPN 3 Mrebet juga menunjukkan hasil positif covid-19. Menyusul sebelumnya 90 orang dari SMPN 4 Mrebet memicu penghentian pembelajaran tatap muka (PTM).
 
"Jika sebelumnya ada 90 siswa SMPN 4 Mrebet yang menjalani isolasi karena hasil tes cepat antigen mereka menunjukkan positif covid-19. Kini, 61 siswa lainnya juga menunjukkan hasil positif," kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Purbalingga Hanung Wikantono, di Purbalingga, Rabu, 22 September 2021.
 
Hanung mengatakan, pada saat ini Tim Satgas Covid-19 Purbalingga sedang melakukan respons cepat untuk menangani kejadian tersebut.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Respons cepat tengah dilakukan dari mulai menyediakan isolasi terpusat, melakukan penyemprotan disinfektan di gedung sekolah, melakukan koordinasi lintas sektor, menyiapkan tes PCR hingga menyiapkan langkah pelacakan jika hasil tes PCR terkonfirmasi positif," ujarnya.
 
Baca juga: BKSDA Riau Evakuasi Ular Piton Sepanjang 9 Meter dari Permukiman
 
Dia juga mengatakan sebagian besar siswa dengan hasil tes antigen positif covid-19 itu dalam kondisi yang baik dan tanpa gejala. Kendati demikian, langkah isolasi terpusat tetap diperlukan guna mengoptimalkan dan mempercepat penanganan lebih lanjut.
 
Sementara itu, Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi meminta orang tua atau wali murid untuk tetap tenang karena anak-anak mereka tetap dalam pantauan ketat dari tim kesehatan.
 
"Selain itu anak-anak juga akan mendapatkan fasilitas sarana prasarana yang memadai," terang dia.
 
Pemerintah Kabupaten Purbalingga, kata dia, juga menghentikan sementara kegiatan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas guna melakukan evaluasi lebih lanjut mengenai kesiapan protokol kesehatan.
 
"Untuk sementara waktu, seluruh pelaksanaan PTM terbatas dihentikan hingga adanya evaluasi lebih lanjut," tegasnya.
 
Baca juga: 90 Siswa Positif Covid-19, Pemkab Purbalingga Hentikan PTM
 
Bupati menambahkan selama ini pihaknya telah membuat aturan ketat untuk pelaksanaan PTM terbatas.
 
"Misalkan dengan melaksanakan tes antigen massal sebelum pelaksanaan PTM terbatas, melakukan vaksinasi bagi tenaga pengajar dan juga memastikan kesiapan penerapan protokol kesehatan di sekolah," jelasnya.
 
Kendati demikian, pada masa yang akan datang pihaknya akan membuat aturan lebih rinci dan lebih ketat lagi terkait dengan pelaksanaan PTM.
 
(MEL)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif