Pati: Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang menjangkiti hingga 90 persen hewan ternak di Desa Sumberejo, Kecamatan Gunungwungkal, Pati, Jawa Tengah, membuat sejumlah peternak panik. Para peternak terpaksa menjual murah sapinya, yakni seharga Rp5-8 juta per ekornya.
“Peternak takut mengalami kerugian jika ternaknya tertular PMK,” demikian dilaporkan Presenter Metro TV Vallencia Melvinsy dalam tayangan Metro Siang, Senin, 27 Juni 2022.
Data Dinas Pertanian dan Peternakan Pati mencatat ada 1.663 hewan ternak yang terjangkit wabah PMK hingga pekan kemarin. Dari angka tersebut, 690 hewan ternak dinyatakan sembuh dan 11 ekor mati.
Sebanyak sembilan ekor sapi dan 35 ekor kerbau juga terpaksa dipotong. Sedangkan, sisanya masih dalam penanganan.
Per Senin ini, Kementerian Pertanian melalui laman siagapmk.id mencatat hewan ternak yang terjangkit PMK sebanyak 274.379 ekor. Dari jumlah itu, 88.143 ekor dinyatakan sembuh dan 1.677 ekor mati.
Baca: Pemkab Jepara Kebagian Jatah 3 Ribu Dosis Vaksin PMK
Penyebaran PMK sudah terjadi di 218 kabupaten/kota di 19 provinsi. Terbanyak terdapat di Jawa Timur dengan jumlah kasus 107.837 ekor. Menyusul kemudian Nusa Tenggara Barat dengan 42.717 ekor.
Jawa Tengah berada di peringkat kelima dengan 29.425 ekor hewan ternak terjangkit PMK. (Hana Nushratu)
FOLLOW US
Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan