Ilustrasi. (Foto: ANTARA/Muhammad Iqbal)
Ilustrasi. (Foto: ANTARA/Muhammad Iqbal)

Kabupaten Bogor Gelar Simulasi Pilkades

Nasional simulasi pemilu bupati bogor Pilkades
Rizky Dewantara • 16 November 2020 09:01
Bogor: Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Bogor, Jawa Barat, melakukan simulasi Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) 2020 gelombang satu di Perumahan Pondok Damai, Desa Cileungsi Kidul, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor, Minggu, 15 November 2020.
 
"Secara singkat tujuan simulasi untuk berbagai pelatihan dan bimbingan teknis yang diberikan kepada para penyelenggara pesta demokrasi di tingkat desa," kata Kepala Dinas DPMD Kabupaten Bogor, Reynaldy Yushab, Minggu, 15 November 2020.
 
Ia menjelaskan, dalam pelaksanaan simulasi pilkades guna mengetahui tingkat pemahaman para panitia di desa. Bagaimana panitia di tiap tempat pemungutan suara (TPS) saat pelaksanaan kegiatan pada hari pemilihan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Panitia harus paham, mulai dari prosedur surat undangan kemudian daftar pemilih, bilik suara, kotak suara, sampai dengan pemenuhan tinta untuk para pemilih yang telah melaksanakan kegiatan dan yang paling penting pemenuhan protokol kesehatan," bebernya.
 
Baca juga:Pandemi Covid-19, Mendagri: Penyelenggaraan Pilkades 2020 Ditunda
 
Lebih lanjut, ada beberapa catatan dan evaluasi yang sudah didapatkan dengan simulasi ini. Di antaranya, tentang penyediaan sarana dalam penggunaan protokol kesehataan seperti tempat mencuci tangan, pemakaian masker, dan menjaga jarak.
 
"Itu yang harus diketatkan panitia dalam pelaksanaan pemilihan nanti. Jadi panitia pilkades akan berkoordinasi dengan seluruh elemen termasuk Satgas Covid-19 dari kecamatan dan desa khususnya untuk pemenuhan protokol kesehatan," tambah dia.
 
Reynaldy menyebut simulasi dihadiri oleh seluruh panitia pada 88 desa di 34 kecamatan. Panitia sudah mendapatkan informasi serta pengalaman untuk pelaksanaan pilkades pada 20 Desember 2020.
 
"Simulasi yang kita lakukan jauh-jauh hari, kita harap evaluasinya akan menjadi catatan. Seperti sosialisasi kepada masyarakat dan pengetatan terkait protokol kesehatan, kami meminta untuk kerja sama tim kepada semuanya," ungkap Reynaldy.
 
(MEL)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif