medcom.id, Paris: Pemerintah Prancis resmi mendakwa empat pria yang membantu salah satu pelaku aksi terorisme di Paris, yang menewaskan 17 orang, dua pekan lalu.
Berdasarkan pernyataan seorang jaksa, seperti dikutip AFP, Rabu (21/1/2015), keempatnya berusia antara 22 hingga 28 tahun.
Tiga dari mereka diduga membawa semacam "peralatan" untuk Amedy Coulibaly, pria yang membunuh seorang polisi wanita dan empat orang lainnya dalam drama penyanderaan di supermarket Kosher.
Prancis gencar memburu orang yang terlibat dalam rentetan teror di Paris. Awal dari gelombang terorisme terjadi di kantor surat kabar satire Charlie Hebdo, dimana sepuluh jurnalis dan dua polisi tewas.
Dua pelaku, Cherif dan Said Kouachi, mengklaim serangan itu sebagai balasan atas karikatur Nabi Muhammad yang ditampilkan Charlie Hebdo.
Setelah serangan berakhir, Charlie Hebdo menerbitkan edisi terbarunya dengan kartun Nabi Muhammad lainnya. Edisi ini terjual hingga lima juta kopi di Prancis.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
FOLLOW US
Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan