Slovenia: Ribuan warga Slovenia berunjuk rasa menentang penggunaan izin vaksin covid-19. Aksi ini terjadi ketika Slovenia menangguhkan suntikan vaksin Johnson & Johnson (J&J) untuk menyelidiki kasus kematian seorang perempuan setelah menerima vaksinasi.
"Sekitar 10 ribu pengunjuk rasa meneriakkan kebebasan dan mencoba memblokir jalan utama di utara Ljubljana. Protes ini diorganisir oleh kelompok-kelompok yang menentang penggunaan izin vaksin covid-19," ujar Presenter Metro TV, Kevin Egan dalam program Metro Siang, Kamis, 30 September 2021.
Unjuk rasa ini terjadi karena pemerintah menangguhkan vaksin Johnson & Johnson sambil menunggu hasil apakah ada hubungan antara kematian seorang perempuan berusia 20 tahun usai vaksinasi atau akibat stroke.
Untuk membubarkan ribuan pengunjuk rasa, polisi terpaksa menembakkan gas air mata dan meriam air. (Putri Purnama Sari)
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
FOLLOW US
Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan