Sebuah mobil tabrak kerumunan massa parade Gay Pride di Berlin, satu orang tewas. (dok. AFP)
Sebuah mobil tabrak kerumunan massa parade Gay Pride di Berlin, satu orang tewas. (dok. AFP)

Mobil Tabrak Kerumunan Parade Gay di Berlin, Polisi Buru Pelaku

Adri Prima • 26 Juli 2026 16:13
Ringkasnya gini..
  • Mobil menabrak kerumunan di dekat perayaan Gay Pride Berlin, menewaskan satu orang dan melukai 16 lainnya.
  • Polisi telah mengidentifikasi terduga pelaku dan mengerahkan helikopter serta personel tambahan untuk memburunya.
  • Insiden membuat perayaan Christopher Street Day terhenti, sementara tiga korban dilaporkan dalam kondisi kritis.

Berlin: Kepolisian Jerman memburu seorang tersangka dalam insiden mobil tabrak kerumunan di dekat perayaan Gay Pride atau Christopher Street Day di Berlin. Insiden tersebut menewaskan satu orang dan melukai 16 lainnya.
 
Peristiwa itu terjadi pada Sabtu malam, sesaat sebelum pukul 22.00 waktu setempat. Penabrakan membuat perayaan Christopher Street Day, salah satu festival Pride terbesar di Eropa, seketika terhenti. 
 
Polisi menemukan kendaraan yang diduga digunakan pelaku, berupa minivan, dalam kondisi ditinggalkan sekitar beberapa ratus meter dari pusat lokasi acara.

Juru Bicara Kepolisian Berlin, Florian Nath, mengatakan penyidik telah mengidentifikasi identitas terduga pelaku, meski hingga kini belum berhasil menangkapnya. 

"Sebuah kendaraan memasuki area Taman Tiergarten dan menabrak beberapa orang," kata pihak kepolisian.

Satu orang tewas dan 16 orang luka-luka


Juru Bicara Dinas Pemadam Kebakaran Berlin, Dominik Pretz, menyebut satu orang meninggal dunia dan 16 lainnya mengalami luka-luka. Tiga korban berada dalam kondisi kritis, sementara sekitar 30 orang mendapat penanganan medis akibat syok di lokasi kejadian.
 
Untuk memburu pelaku, kepolisian mengerahkan helikopter serta personel dari sejumlah negara bagian di Jerman guna menyisir berbagai wilayah di ibu kota.
 
Seorang saksi mata yang berada di dekat panggung utama perayaan di kawasan Gerbang Brandenburg mengatakan suasana berubah mencekam ketika polisi meminta seluruh peserta meninggalkan lokasi.


 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(PRI)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan