medcom.id, Paris: Sejumlah petinggi keamanan Uni Eropa dan Amerika Serikat bertemu di Kementerian Dalam Negeri Prancis di Paris, Minggu (11/1/2015). Mereka akan merundingkan respon gabungan terhadap ancaman terorisme, setelah terjadinya serangan di Prancis yang diklaim dilakukan grup ekstremis Al Qaeda dan ISIS.
Pertemuan digelar beberapa jam sebelum adanya gerakan solidaritas massal melawan terorisme di Paris. Rencananya, gerakan ini akan dihadiri sejumlah petinggi negara dunia, seperti PM Inggris David Cameron, PM Israel Benjamin Netanyahu dan lainnya.
Jaksa Agung AS Eric Holder menjadi orang pertama yang tiba di Kemendagri Prancis. "Dialog akan mendiskusikan ancaman teroris, pejuang asing dan melawan ekstremisme berbau kekerasan," ucap perwakilan Departemen Pertahanan AS, seperti dikutip AFP.
Dialog tingkat tinggi ini diatur Mendagri Prancis Bernard Cazeneuve, orang terdepan dalam merespon serangkaian aksi teror di Prancis dalam tiga hari berturut-turut sejak Rabu kemarin.
Kakak beradik Cherif dan Said Kouachi terbunuh dalam penyergapan polisi di kompleks percetakan di luar Paris. Keduanya memulai aksi teror di Charlie Hebdo pada Rabu kemarin, yang diikuti beberapa peristiwa mengerikan lainnya seperti penembakan seorang polisi wanita dan penyanderaan di sebuah toko kelontong khusus Yahudi di Prancis.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
FOLLOW US
Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan