medcom.id, Brussels: Otoritas federal Belgia mengonfirmasi bahwa ledakan di bandara Zaventem di Brussels, Selasa (22/3/2016), dilakukan oleh seorang pelaku bom bunuh diri.
Menurut laporan kantor berita VTM dan RTBF, korban tewas akibat ledakan tersebut mencapai 13 orang. Sementara jumlah korban dalam ledakan lain di dekat stasiun kereta api Metro Maalbeck masih simpang siur. Ada media yang melaporkan 10 korban tewas, namun media lain menyebut tidak ada sama sekali.
Bandara Zaventem ditutup hingga Rabu besok. Petugas gabungan mulai berdatangan dan menyisir seluruh area bandara. Beberapa jadwal kereta dari dan menuju Metro Maalbeck dibatalkan.
Dua ledakan di Belgia terjadi beberapa hari setelah tersangka utama teror di Paris, Saleh Abdeslam, ditangkap polisi dalam penggerebekan di Brussels pada Sabtu kemarin.
Sempat melawan, Abdeslam dan kedua rekannya berhasil ditangkap. Abdeslam sempat terkena dua kali tembakan petugas di bagian kaki.
Sejumlah pihak menilai ledakan terbaru di Brussels ini merupakan aksi balas dendam atas penangkapan Abdeslam.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
FOLLOW US
Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan