Jakarta: Inggris mendesak Amerika Serikat (AS) untuk memperpanjang upaya penyebaran warga negaranya di Kabul, Afghanistan. Operasi evakuasi ditargetkan selesai hanya 31 Agustus 2021.
“Pihak Pemerintah Inggris mendesak AS untuk memperpanjang upaya evakuasi warga negaranya di Kampul Afghanistan di luar batas waktu,” kata presenter Metro TV Vallencia Melvinsy dalam program Headline News, Selasa, 24 Agustus 2021.
Perdana Menteri Inggris Boris Johnson terus menekan Presiden AS Joe Biden dalam pertemuan darurat para pemimpin ke-7 akan diselenggarakan di Inggris pada Selasa. Sejumlah pemimpin militer Inggris bahwa harus melakukan penjagaan di bandara Kabul
Pemerintah Inggris telah mengevakuasi 5.700 orang warga negaranya dari Afghanistan. Sebanyak 1.281 orang di antaranya dievakuasi dalam kurun waktu 24 jam terakhir. (Taris Dwi Aryani)
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
FOLLOW US
Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan