Ankara: Pemerintah Turki mengecam keras "insiden keji" di Nigeria di mana ratusan siswi sekolah diculik sekelompok orang tak dikenal. "Kami sangat sedih saat mendengar kabar adanya lebih dari 300 siswi yang diculik dari sebuah sekolah di Zamfara, Nigeria," ujar Kementerian Luar Negeri Turki.
"Kami berharap para siswi dapat segera kembali bertemu keluarga mereka secepat mungkin," lanjutnya, dilansir dari laman Yeni Safak pada Sabtu, 27 Februari 2021.
Kepolisian meyakini para siswi itu dibawa ke area hutan usai diculik dari sekolah mereka di Jangebe, negara bagian Zamfara pada Jumat pagi.
Ini merupakan penculikan massal yang terjadi kesekian kalinya di Nigeria dalam beberapa pekan terakhir. Kelompok bersenjata kerap menculik anak-anak sekolah untuk meminta uang tebusan.
"Kami menyampaikan simpati mendalam kepada masyarakat dan Pemerintah Nigeria," ungkap Kemenlu Turki.
Presiden Nigeria Muhammadu Buhari mengecam keras penculikan ini, dan menyebutnya sebagai aksi "tak berprikemanusiaan dan sama sekali tidak dapat diterima."
"Pemerintahan ini tidak akan tunduk terhadap aksi pemerasan para bandit yang menculik anak-anak sekolah demi mendapat uang tebusan bernilai tinggi," tegas Buhari.
Baca: Presiden Nigeria Bertekad Bebaskan 300 Siswi yang Diculik
Pada 2014, penculikan 276 siswi dari kota Chibok, Nigeria, oleh kelompok militan Boko Haram sempat menyedot perhatian global.
Namun beberapa penculikan terbaru di Nigeria belakangan ini diduga dilakukan geng-geng kriminal yang tidak terkait Boko Haram.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
FOLLOW US
Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan