Insiden tersebut menyebabkan dua gerbong anjlok setelah salah satu kereta menabrak bagian belakang kereta lainnya.
Mengutip Arab News, operator perkeretaapian Spanyol, ADIF, menyatakan kecelakaan itu berdampak pada layanan kereta api antara Madrid, Ciudad Real, dan Andalusia yang dihentikan sementara.
Berikut fakta-fakta kecelakaan kereta cepat di Spanyol:
1. Kronologi
Kecelakaan melibatkan dua kereta yang membawa ratusan penumpang. Menurut keterangan Padilla kepada stasiun televisi pemerintah TVE, kedua kereta tersebut bergerak searah dari Madrid menuju Sevilla, di barat daya Spanyol. Insiden terjadi ketika salah satu kereta menabrak bagian belakang kereta lain yang sedang berhenti. Benturan tersebut menyebabkan dua gerbong keluar dari rel.
2. Gerbong mengalami kerusakan parah
Kecelakaan terjadi di jalur datar yang dikelilingi area persawahan dan ladang, di antara Kota Urda dan Los Yébenes.
Salah satu gerbong dilaporkan mengalami kerusakan parah hingga hancur menjadi potongan logam dan material lainnya. Puing-puing gerbong berserakan di lereng berkerikil di sekitar lokasi kejadian.
3. Korban tewas 64 orang
Laporan terbaru korban tewas akibat tabrakan dua kereta penumpang di wilayah Spanyol mencapai 64 orang. Sebelumnya, masing di hari sama, laporan awal media setempat menyebutkan sedikitnya 50 orang meninggal dunia.
4. Petugas fokus mengevakuasi korban
Menteri Kesehatan Spanyol, Monica García, mengatakan petugas darurat berfokus mengevakuasi korban selamat dan jenazah dari dua gerbong yang mengalami kerusakan paling parah.
Sementara itu, korban luka dievakuasi ke sejumlah rumah sakit di wilayah tersebut untuk mendapatkan penanganan medis.
5. Layanan kereta api dihentikan sementara
Operator perkeretaapian ADIF menghentikan sementara layanan kereta api pada rute yang menghubungkan Madrid, Ciudad Real, dan Andalusia. Penghentian layanan dilakukan menyusul kecelakaan yang melibatkan dua kereta tersebut.
6. Penyebab kecelakaan masih diselidiki
Hingga laporan tersebut disampaikan, penyebab kecelakaan belum diketahui. Petugas masih berfokus pada proses evakuasi dan penanganan korban.