London: Wali Kota London, Sadiq Khan, mendeklarasikan status "insiden besar" bagi wilayah ibu kota Inggris dalam upaya mengurangi beban sistem kesehatan yang kewalahan menangani wabah varian Covid-19 Omicron. "Omicron dengan cepat telah menjadi varian yang dominan, dengan terjadinya lonjakan kasus dan jumlah pasien rumah sakit," kata Sadiq Khan.
"Kami sudah merasakan dampaknya di seantero ibu kota," sambungnya, dilansir dari Anadolu Agency, Minggu, 19 Desember 2021.
Deklarasi "insiden besar" memungkinkan beragam agensi nasional dan publik untuk berkoordinasi dan bekerja bersama di tengah krisis nasional. Ini juga menjadi peringatan bagi publik bahwa layanan kesehatan seperti rumah sakit dan ambulans tidak akan beroperasi dalam kapasitas normal.
Sadiq Khan mengeluarkan pengumuman terbarunya tak lama usai Inggris mencatat angka kasus tertinggi dalam 24 jam terakhir sejak terjadinya lonjakan infeksi Omicron pada Jumat kemarin. Jumlah pasien rawat inap meningkat sejak saat itu.
Baca: Inggris Umumkan Kematian Perdana Terkait Varian Covid-19 Omicron
Menurut data Departemen Kesehatan Inggris, sebanyak 1.534 orang telah dilarikan ke rumah sakit di London pekan ini -- meningkat 28,6 persen dari pekan lalu.
Vaksinasi Covid-19 dinilai masih merupakan kunci untuk menangani wabah Omicron di Inggris. Sadiq Khan pun menyerukan semua warga untuk membuat perjanjian vaksinasi, termasuk untuk suntikan vaksin dosis ketiga atau booster.
"Sangat penting bagi warga London untuk memahami betapa seriusnya situasi saat ini. Hal terbaik bagi mereka adalah menerima dua dosis vaksin dan booster karena memberi perlindungan ekstra," tutur Sadiq Khan.
Sabtu kemarin, sebanyak 90.418 orang di Inggris dinyatakan positif Covid-19. Sementara dari tanggal 12 Desember hingga Jumat kemarin, angkanya mencapai 513.574, meningkat 44,4 persen dari pekan sebelumnya.
Total 125 orang meninggal akibat Covid-19 di Inggris per tanggal 18 Desember. Sementara dalam satu bulan terakhir, angka kematian mencapai 787.
Jumlah warga Inggris yang sudah menerima vaksin dosis pertama adalah 51.425.763, sementara dosis kedua 46.965.009 per tanggal 17 Desember.
FOLLOW US
Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan