Berdasarkan data United States Geological Survey (USGS), gempa pertama berkekuatan magnitudo 7,2 dengan pusat gempa berada di San Felipe, Negara Bagian Yaracuy. Selang sekitar 39 detik kemudian, wilayah yang sama kembali diguncang gempa berkekuatan magnitudo 7,5.
USGS memperingatkan dampak gempa kedua berpotensi menimbulkan korban jiwa dalam jumlah besar serta kerusakan yang meluas. Lembaga tersebut memperkirakan peluang korban meninggal dunia melampaui 10.000 orang mencapai 44 persen.
Sementara itu, kemungkinan jumlah korban tewas melebihi 100.000 orang diperkirakan mencapai 30 persen. Sejumlah wilayah dilaporkan mengalami kerusakan parah, termasuk Caracas yang turut merasakan dampak gempa. Pemerintah juga mengambil langkah darurat dengan menetapkan status darurat nasional. Presiden sementara Delcy Rodriguez menyatakan kebijakan itu diperlukan untuk mempercepat koordinasi penanganan bencana dan distribusi bantuan bagi masyarakat terdampak.
Update jumlah korban
Jumlah korban meninggal dunia akibat gempa yang mengguncang Venezuela terus bertambah. Hingga Kamis, 25 Juni 2026, otoritas setempat mencatat sedikitnya 164 orang tewas.
Tim pencarian dan penyelamatan masih bekerja di sejumlah wilayah terdampak untuk mengevakuasi korban serta mencari warga yang diduga masih tertimbun reruntuhan bangunan.
Delcy Rodriguez, menyebut sedikitnya 971 orang mengalami luka-luka akibat dua gempa besar yang terjadi pada Rabu (24/6) waktu setempat. Pemerintah memperkirakan jumlah korban masih berpotensi bertambah seiring proses pencarian yang terus berlangsung.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda