medcom.id, Istanbul: Ekrem Dumanli, kepala editor surat kabar Zaman asal Turki, ditangkap kepolisian atas tuduhan yang belum jelas. Penangkapan ini dikecam banyak pihak sebagai pelanggaran kebebasan pers di Turki. Dumanli ditangkap di kantornya di Istanbul, Turki, Minggu (14/12/2014).
"Kebebasan pers Turki baru-baru ini mengalami penurunan tajam. Freedom House telah menurunkan peringkat Turki sebagai negara yang 'tidak bebas' di awal tahun ini. Penahanan massal hari ini menandai langkah besar rezim otoriter baru di Turki," ucap Selim Caglayan dari Cihan News Agency dalam informasi yang diterima Metrotvnews.com, Senin (15/12/2014).
Sejak tahun 1980-an, media di Turki terus menyuarakan kebebasan pers. Meski pemerintah mengawasi ketat, atau bahkan mengintimidasi media tertentu, jurnalis di Turki terus melakukan pekerjaan secara konsisten.
"Kejahatan kami hanyalah mengungkap sebuah insiden korupsi besar dan mengkritisi rezim baru pemerintahan yang cenderung otoriter," tutur Caglayan.
Dumanli tersenyum dan memeriksa dokumen penangkapan sebelum merelakan diri digelandang polisi keluar kantor. "Biarkan saja, mereka yang melakukan kejahatan akan merasa takut," ucap Dumanli, seperti dikutip Reuters.
"Kami tidak takut," sambung dia.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
FOLLOW US
Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan