medcom.id, Dhaka: Kelompok yang berafiliasi dengan Al Qaeda telah mengaku bertanggung jawab atas pembunuhan brutal terhadap seorang aktivis dan rekannya karena memperjuangkan hak-hak homoseksual di Bangladesh.
Ansar al Islam mengakui lewat pernyataannya di Twitter telah membunuh Xulhaz Mannan dan Tanay Mojumdar pada Senin 25 April karena mereka adalah "pelopor dan penganjur homoseksualitas di Bangladesh."
Seperti dilansir VOA Indonesia, Rabu (27/4/2016), pasangan ini berada di rumah Mannan ketika lima penyerang memasuki rumah itu. Para penyerang menyamar sebagai kurir dan menyerang mereka dengan parang. Mannan dan Mojumdar langsung tewas di tempat kejadian.
Seorang penjaga keamanan dan seorang anggota polisi yang berusaha menangkap para penyerang terluka dalam serangan menggunakan parang.
Beberapa saksi mata mengatakan kepada polisi bahwa penyerang meneriakkan "Allahu Akbar" ketika melarikan diri, dan pembunuhan itu menyerupai pembunuhan beberapa blogger dan aktivis sekuler di Bangladesh dalam beberapa tahun ini.
Sebelumnya, kelompok militan Islamic State (ISIS) mengaku bertanggung jawab atas pembunuhan yang menimpa seorang profesor sebuah universitas di Bangladesh.
Profesor Rezaul Karim Siddique, seorang profesor dari Universitas Rajshahi, dibacok dari belakang dengan senjata tajam saat berjalan menuju stasiun bus. Penyerang disebutkan menggunakan sepeda motor dan langsung melarikan diri setelah menebas Siddique.
FOLLOW US
Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan