medcom.id, Washington: Pemerintah Amerika Serikat (AS) mengecam serangan bom yang terjadi di sebuah masjid di Nigeria. Serangan itu menyebabkan 120 tewas.
"AS mengecam keras serangan mengerikan terhadap pada jemaah di Masjid Pusat Kano," ujar keterangan tertulis Kementerian Luar Negeri AS, yang diterima Metrotvnews.com, Sabtu (29/11/2014).
"Kami menyampaikan rasa duka yang mendalam kepada keluarga korba yang tewas ataupun terluka dalam kejadian ini," lanjut keterangan itu.
Serangan ini meskipun belum ada yang mengklaim, tampak mengarah kepada ulah Boko Haram. Menurut pihak Kemlu AS, serangan tersebut hanyalah upaya untuk membuat Nigeria tidak stabil.
"Pemerintah AS mendukung rakyat Nigeria dalam upaya melawan kekerasan yang dilakukan kelompok ekstremis dan ancaman dari teroris," imbuh Kemlu AS.
Ledakan bom terjadi saat pelaksanaan Salat Jumat di sebuah masjid di kota terbesar kedua di Nigeria, Kano. Para pelaku meledakkan tiga bom sebelum melepaskan tembakan ke arah jemaah salat Jumat.
Masjid tersebut berseberangan dengan kediaman Emir wilayah Kano, Muhammad Sanusi II, yang biasanya memimpin pelaksanaan salat berjamaah. Namun, dia tidak berada di masjid saat serangan tersebut terjadi.
Pekan lalu, Muhammad Sanusi mengajak warga Kano untuk mempersenjatai diri menghadapi kelompok Boko Haram.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
FOLLOW US
Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan