Dua kambing bernama Nagi dan Pokke membantu merumput di sekitar Stasiun Yotsuya, Tokyo, dalam uji coba pemeliharaan area perkeretaapian oleh JR East. Foto: Instagram @jpn_things
Dua kambing bernama Nagi dan Pokke membantu merumput di sekitar Stasiun Yotsuya, Tokyo, dalam uji coba pemeliharaan area perkeretaapian oleh JR East. Foto: Instagram @jpn_things

Unik! JR East Jepang Pekerjakan Dua Kambing untuk Bersihkan Rumput di Stasiun

Muhammad Syahrul Ramadhan • 24 Oktober 2026 17:38
Ringkasnya gini..
  • JR East Jepang mempekerjakan dua kambing, Nagi dan Pokke, untuk membantu membersihkan rumput di sekitar Stasiun Yotsuya, Tokyo.
  • Uji coba dimulai pada 9 Oktober dan dijadwalkan berlangsung hingga akhir Desember, dengan kemungkinan kambing kembali pada musim semi.
  • Pengunjung dapat melihat Nagi dan Pokke di dekat pintu keluar Akasaka, tetapi diimbau untuk tidak memberi makan keduanya.
Jakarta: Perusahaan kereta api Jepang, JR East, memiliki dua pekerja yang tidak biasa untuk membantu membersihkan rumput di sekitar stasiun. Bukan manusia, kedua pekerja tersebut merupakan kambing bernama Nagi dan Pokke yang ditugaskan untuk memakan rumput liar di area Stasiun Yotsuya, Tokyo.

Informasi tersebut dibagikan melalui unggahan akun Instagram @jpn_things. Dalam keterangan unggahannya, kedua kambing itu mulai menjalankan tugas pada 9 Oktober sebagai bagian dari uji coba metode pemeliharaan area perkeretaapian yang lebih ramah lingkungan.

Kehadiran Nagi dan Pokke juga menarik perhatian masyarakat. Sejumlah orang dilaporkan berkumpul di jembatan dekat stasiun untuk melihat kedua kambing tersebut saat sedang merumput.

Mengenal Nagi dan Pokke, Kambing Pekerja JR East

Nagi dan Pokke memiliki usia dan jenis kelamin berbeda. Nagi merupakan kambing jantan berusia satu tahun, sedangkan Pokke adalah kambing betina berusia dua tahun.

Keduanya ditempatkan di area lereng berumput di bawah jalur pejalan kaki dekat Stasiun Yotsuya. Lokasi tersebut berada di sekitar pintu keluar Akasaka atau Akasaka Exit (赤坂口).

Alih-alih menggunakan peralatan pemotong rumput, kedua kambing tersebut membantu merapikan vegetasi dengan memakan rumput yang tumbuh di area itu. Cara ini menjadi bagian dari percobaan JR East untuk melihat kemungkinan penggunaan metode yang lebih ramah lingkungan dalam pemeliharaan area perkeretaapian.

Berdasarkan keterangan unggahan @jpn_things, Nagi dan Pokke dijadwalkan berada di lokasi hingga akhir Desember. Keduanya juga berpeluang kembali pada musim semi tahun berikutnya.

Meski memiliki tugas di area stasiun, Nagi dan Pokke justru menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung. Dalam unggahan tersebut, pemilik akun menceritakan bahwa kedua kambing sempat terlihat malu-malu dan bersembunyi di balik semak saat dikunjungi menjelang malam.

Uji Coba Perawatan Area Rel yang Lebih Ramah Lingkungan

Penggunaan kambing untuk membantu mengendalikan pertumbuhan rumput merupakan salah satu alternatif pemeliharaan vegetasi tanpa sepenuhnya bergantung pada mesin pemotong rumput.

Kambing dapat memakan berbagai jenis tumbuhan, sehingga kehadirannya berpotensi membantu mengurangi rumput yang tumbuh terlalu lebat di area tertentu. Namun, efektivitas metode ini bergantung pada kondisi lokasi, jenis vegetasi, serta pengelolaan hewan selama proses berlangsung.

Dalam kasus Nagi dan Pokke, JR East menjalankan uji coba untuk mengeksplorasi cara pemeliharaan area perkeretaapian yang lebih ramah lingkungan. Unggahan @jpn_things tidak menjelaskan secara terperinci hasil evaluasi uji coba tersebut maupun apakah metode ini akan diterapkan secara lebih luas.

Karena itu, penempatan dua kambing tersebut masih perlu dipahami sebagai bagian dari percobaan, bukan bukti bahwa seluruh area stasiun atau jalur kereta di Jepang akan dibersihkan menggunakan kambing.

Pengunjung Diimbau Tidak Memberi Makan Kambing

Kehadiran Nagi dan Pokke membuat area sekitar Stasiun Yotsuya menjadi perhatian warga maupun pengunjung. Meski demikian, masyarakat yang ingin melihat keduanya diimbau untuk tidak memberikan makanan.

Imbauan tersebut disampaikan dalam keterangan unggahan @jpn_things. Pengunjung yang datang cukup mengamati dari area yang diperbolehkan tanpa mengganggu aktivitas kedua kambing.

Bagi masyarakat yang berada di Tokyo, Nagi dan Pokke dapat ditemukan di lereng berumput di bawah jalur pejalan kaki dekat pintu keluar Akasaka, Stasiun Yotsuya. Namun, pengunjung sebaiknya tetap memperhatikan kondisi lokasi dan tidak menghalangi akses pejalan kaki maupun aktivitas di sekitar stasiun.

Kisah dua kambing pekerja ini memperlihatkan pendekatan alternatif dalam merawat area hijau di lingkungan perkotaan. Melalui uji coba tersebut, JR East mengeksplorasi kemungkinan pemeliharaan vegetasi yang berbeda dari cara konvensional.

(Ellen Octovia Suherman)

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(RUL)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan