Ankara: Berat Albayrak, menantu Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan, ditunjuk sebagai Menteri Keuangan Negara. Dia dilantik untuk masa lima tahun berikutnya.
Penunjukkannya sebagai menteri energi pada 2015 sudah mengguncang pasar Turki. Untuk jabatannya kali ini, oposisi menyebut Erdogan akan menghancurkan demokrasi Turki.
Erdogan kembali dilantik sebagai Presiden Turki usai pemilihan umum bulan lalu. Dalam kampanyenya dia bersumpah mendorong negara maju dengan kekuatan baru.
Posisi baru Erdogan menandai transisi dari sistem parlementer ke kantor perdana menteri. Ini memungkinkan dia menunjuk menteri dan wakil presidennya sendiri.
Dia juga berhak campur tangan dalam sistem hukum, seperti dilansir dari laman AFP, Selasa 10 Juli 2018.
Erdogan mengambil sumpah jabatan di parlemen pada Senin 9 Juli 2018. "Saya akan membuat awal baru bagi Turki," ucapnya kepada para tamu di istana kepresidenan.
"Kami meninggalkan sistem yang telah merugikan negara di masa lalu dengan harga mahal dan dalam kekacauan politik serta ekonomi," pungkas dia.
Erdogan memenangkan Pemilu Turki pada 24 Juni lalu dengan suara sebanyak 52,60 persen. Sementara itu, saingannya dari Partai Republik Rakyat hanya mendapat 30,64 persen suara.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
FOLLOW US
Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan