Dilansir dari Anadolu Anjansi pada Kamis, 27 Agustus 2026, proyek yang dikembangkan perusahaan kedirgantaraan Rusia Bureau 1440 tersebut ditargetkan mulai menyediakan layanan pada 2027. Bureau 1440 meluncurkan kelompok kedua satelit Rassvet pada Juli 2026, meski jumlah satelit yang dibawa dalam peluncuran tersebut tidak diungkapkan.
Sebelumnya, perusahaan telah mengirimkan 16 satelit dari kelompok produksi pertamanya ke orbit pada akhir Maret, setelah menjalankan serangkaian misi eksperimental sepanjang 2023 dan 2024.
Bureau 1440 diperkirakan akan meluncurkan total 292 satelit hingga 2030, termasuk satelit cadangan. Jumlah tersebut bahkan dapat ditingkatkan hingga 924 satelit apabila kebutuhan lalu lintas data meningkat, sehingga Rassvet nantinya dapat membentuk jaringan komunikasi yang lebih luas di orbit rendah Bumi.
Internet Rassvet Bisa Capai 1 Gbps
Rassvet dirancang untuk menyediakan internet pita lebar berkecepatan tinggi dengan kecepatan hingga 1 gigabit per detik dan latensi hingga 70 milidetik. Layanan ini ditujukan bukan hanya untuk pengguna individu, tetapi juga operator seluler, perusahaan transportasi, fasilitas industri, serta masyarakat di wilayah dengan infrastruktur komunikasi yang terbatas.Teknologi yang digunakan mengandalkan arsitektur 5G NTN (Non-Terrestrial Network) agar jaringan satelit dapat terhubung dengan infrastruktur seluler di darat. Bureau 1440 juga mengembangkan komunikasi laser antar satelit dan sebelumnya menguji koneksi berkecepatan 10 gigabit per detik antara dua satelit yang berjarak lebih dari 1.000 kilometer.
| Baca Juga: Bikin Heboh! Konser Kanye West di Rusia Ditolak |
Rusia Siapkan Rassvet untuk Siberia hingga Kereta dan Pesawat
Rassvet diproyeksikan menjadi solusi konektivitas untuk wilayah Rusia yang pembangunan jaringan serat optiknya sulit atau membutuhkan biaya besar, termasuk Siberia, Timur Jauh Rusia, dan kawasan Arktik. Sejumlah perusahaan telekomunikasi juga mulai dilibatkan untuk memperluas penggunaan jaringan tersebut, termasuk MegaFon yang menargetkan integrasi 500 stasiun pemancar dengan koneksi Rassvet pada 2027.Penggunaan Rassvet juga diarahkan ke sektor transportasi. Bureau 1440 bersama Russian Railways tengah menguji terminal internet satelit untuk kereta Sapsan dan Lastochka, sementara kerja sama dengan Aeroflot disiapkan untuk menghadirkan koneksi internet berkecepatan tinggi di pesawat.
Investasi Jumbo
Untuk membangun jaringan tersebut, proyek Rassvet diperkirakan memperoleh 103 miliar rubel atau sekitar USD1,2 miliar dari anggaran federal dan sekitar 329 miliar rubel atau hampir USD4 miliar dari sumber daya perusahaan hingga 2030. Jika digabungkan dengan pendanaan lainnya, total investasi proyek diperkirakan mencapai sekitar USD5,2 miliar.Dengan investasi tersebut, Rassvet menjadi salah satu proyek strategis Rusia untuk mengurangi ketergantungan terhadap infrastruktur komunikasi dan satelit asing sekaligus memperluas akses internet ke wilayah-wilayah yang sulit terhubung melalui jaringan konvensional. (Wisa Irena Br Sitepu)
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda