medcom.id, Nusa Dua: Sejumlah hal menjadi perhatian Menteri Luar Negeri Retno Marsudi selama berlangsungnya Sidang Umum ke-85 Interpol. Salah satunya, harapan bahwa Interpol dapat menjembatani segala persoalan kejahatan antarnegara.
"Interpol kita harapkan dapat memberikan kontribusi dalam pembangunan arsitektur keamanan regional," kata Retno, di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC), Bali, Kamis (10/11/2016).
Menurut Retno, Interpol adalah bagian tak terpisahkan dari upaya negara membangun arsitektur kawasan. Tantangan dunia semakin kompleks, sehingga membutuhkan pendekatan komprehensif.
"Kerja sama internasional sangat diperlukan, karena kita yakin tidak ada satu pun negara yang mampu menangani tantangan-tantangan dunia yang kompleks ini sendirian. Kerja sama internasional juga diperlukan untuk hal-hal yang lebih strategis dan juga konkrit," katanya.
Terakhir, kata Retno, Interpol diharapkan mampu menyesuaikan tantangan baru yang terkait dengan teknologi informasi untuk mencegah kejahatan cyber.
FOLLOW US
Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan