Vatikan. Foto: Unsplash/Caleb Miller
Vatikan. Foto: Unsplash/Caleb Miller

7 Negara Paling Kecil di Dunia Berdasarkan Luas Wilayah

Annisa ayu artanti • 26 Agustus 2026 11:04
Ringkasnya gini..
  • Vatican City menjadi negara terkecil di dunia berdasarkan luas wilayah, dengan luas sekitar 0,49 km².
  • Monaco berada di posisi kedua, disusul Nauru, Tuvalu, dan San Marino.
Jakarta: Ukuran sebuah negara ternyata tidak selalu ditentukan dari seberapa luas wilayahnya. Di dunia ini terdapat sejumlah negara yang luasnya bahkan lebih kecil dibandingkan sebuah kota atau kawasan perkotaan.
 
Mengacu pada daftar negara berdasarkan luas wilayah yang dirujuk dari Encyclopaedia Britannica pada Rabu, 26 Agustus 2026, terdapat sejumlah negara yang masuk kategori negara terkecil di dunia. 
 
Berikut daftar 7 negara terkecil di dunia berdasarkan luas wilayah:

1. Vatican City

Vatican City menjadi negara terkecil di dunia dengan luas wilayah sekitar 0,49 kilometer persegi. Meski wilayahnya sangat kecil, negara yang berada di tengah Kota Roma, Italia, ini memiliki peran penting dalam dunia internasional karena menjadi pusat Gereja Katolik dan tempat kedudukan Paus. Negara ini juga memiliki sejumlah landmark terkenal seperti Basilika Santo Petrus dan Kapel Sistina.

2. Monaco

Di posisi kedua ada Monaco dengan luas sekitar 2 kilometer persegi. Negara mikro yang berada di pesisir Mediterania ini terletak di French Riviera dan berbatasan dengan Prancis. Meskipun wilayahnya kecil, Monaco dikenal sebagai salah satu negara dengan kepadatan penduduk tertinggi di dunia. Wilayahnya dipenuhi kawasan perkotaan, apartemen, pelabuhan, hingga destinasi wisata mewah.
 
Baca juga: 

10 Kota Terkaya di Dunia, Ada yang Punya 82 Miliarder dalam Satu Wilayah

3. Nauru

Beranjak ke kawasan Pasifik, ada Nauru yang memiliki luas sekitar 21 kilometer persegi. Negara kepulauan ini berada di kawasan Mikronesia dan dikenal sebagai salah satu negara terkecil sekaligus salah satu negara kepulauan terkecil di dunia. Nauru memiliki sejarah ekonomi yang cukup unik karena pernah mengalami ledakan ekonomi akibat pertambangan fosfat. Kini, negara tersebut menghadapi berbagai tantangan lingkungan dan ekonomi setelah cadangan fosfatnya mengalami penurunan.

4. Tuvalu

Berikutnya ada Tuvalu dengan luas daratan sekitar 25-26 kilometer persegi. Negara ini terdiri atas sejumlah pulau kecil dan atol yang tersebar di kawasan Pasifik. Walaupun luas daratannya sangat kecil, wilayah laut Tuvalu jauh lebih luas yang membuat Tuvalu menjadi salah satu negara yang sering disorot dalam pembahasan mengenai kenaikan permukaan laut dan perubahan iklim.

5. San Marino

San Marino menempati posisi kelima dengan luas sekitar 61 kilometer persegi. Negara kecil ini berada di Eropa dan seluruh wilayahnya dikelilingi oleh Italia. San Marino dikenal sebagai salah satu republik tertua di dunia dan tetap mempertahankan kedaulatannya meski wilayahnya sangat kecil.

6. Liechtenstein

Selanjutnya ada Liechtenstein dengan luas sekitar 160 kilometer persegi. Negara kecil di kawasan Eropa ini berada di antara Swiss dan Austria. Berbeda dengan sejumlah negara terkecil lainnya yang berupa pulau atau negara kota, Liechtenstein memiliki wilayah daratan yang didominasi kawasan pegunungan Alpen.

7. Kepulauan Marshall

Kepulauan Marshall atau Marshall Islands berada di posisi ketujuh dengan luas daratan sekitar 181 kilometer persegi. Negara di kawasan Mikronesia ini terdiri atas banyak pulau dan atol yang tersebar di Samudra Pasifik. Sama seperti negara-negara kepulauan kecil lainnya, luas daratan Kepulauan Marshall tidak menggambarkan luas keseluruhan wilayah lautnya.

Daftar tersebut menunjukkan bahwa sebuah negara tidak harus memiliki wilayah yang luas untuk berdiri sebagai negara berdaulat. Beberapa negara di atas bahkan memiliki luas wilayah yang lebih kecil dibandingkan banyak kota besar di dunia. (Wisa Irena Br Sitepu)
 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(ANN)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan