Presiden Joko Widodo (kanan) berbincang dengan Perdana Menteri Timor Leste Rui Maria De Araujo di teras belakang Istana Merdeka, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (26/8/2015). Foto: Panca Syurkani/MI
Presiden Joko Widodo (kanan) berbincang dengan Perdana Menteri Timor Leste Rui Maria De Araujo di teras belakang Istana Merdeka, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (26/8/2015). Foto: Panca Syurkani/MI

RI dan Timor Leste Sepakati Dua Titik Perbatasan

Desi Angriani • 26 Agustus 2015 13:18
medcom.id, Jakarta: Presiden Joko Widodo dan Perdana Menteri Timor Leste Rui Aroujo menyepakati dua titik perbatasan antara Indonesia dan Timor Leste, yaitu Noel Besi-Citrana dan Bijael Sunan-Oben. Kesepakatan tersebut diteken di Istana Merdeka, Jakarta.

"Perbatasan darat ada dua titik yang belum selesai dan tadi sudah disepakati untuk bisa diselesaikan pada akhir tahun ini," kata Jokowi dalam konferensi pers di Istana Merdeka, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta, Rabu (26/8/2015).

Jokowi menjelaskan, dua titik perbatasan darat tersebut akan rampung, pada Desember 2015. Sedangkan batas secara maritim baru akan dimulai dengan menyisir wilayah Utara laut ke Selatan laut.

"Perbatasan maritim akan dimulai dari laut yang bagian utara terlebih dulu, nanti baru injak laut di bagian selatan," beber suami Iriana ini.

Selain perbatasan, keduanya juga membahas perdagangan dan investasi. Jokowi menyatakan, pemerintah terus berkomitmen dalam membangun infrastruktur di Timor Leste

"Indonesia terus berkomitmen untuk berpartisipasi dalam pembangunan infrastruktur dan meningkatkan hubungan perdagangan yang saling menguntungkan," kata dia.

Di tempat yang sama, Arui mengatakan kunjungan tersebut merupakan yang pertama sejak ia dilantik menjadi Perdana Menteri Timor Leste menggantikan Xanana Gusmao.

"Sebagai PM Timor Leste, saya sampaikan ini kunjungan pertama saya dengan Pak Jokowi. Saya terhormat bisa bertemu beliau," kata dia.

Menurutnya, sejak lama kerja sama tersebut telah menguntungkan kedua negara. Indonesia memiliki 400 perusahaan swasta di Timor Leste, sebaliknya Timor Leste mengirim 5.000 pelajar ke Indonesia.

"Saya hargai komitmen Indonesia dalam bangun kapasitas manusia juga termasuk di bidang pertanian, perikanan, infrastruktur, dan kehutanan," ungkap Rui

Sejumlah menteri Kabinet Kerja hadir dalam pertemuan ini. Di antaranya Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan Luhut Panjaitan, Menteri Perhubungan Ignasius Jonan, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri Pertanian Amran Sulaiman, Menteri BUMN Rini Soemarno, Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya, Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo, dan Wakapolri Komjen Budi Gunawan.

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(KRI)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan