medcom.id, Bangkok: Kesehatan Raja Thailand Bhumibol Adulyadej kembali memburuk. Pemimpin monarki terlama di dunia itu menjalani operasi untuk mengeluarkan kantung empedu.
"Pada 5 Oktober, tim medis menembakkan Sinar-X ke Yang Mulia, dan terlihat kantung empedunya benar-benar membengkak. Tadi malam, dokter memasukkan kamera melalui perut dan mengeluarkan kantung empedu," ucap juru bicara Istana Kerajaan Thailand di sebuah acara televisi, Senin (6/10/2014).
"Operasi berjalan sukses dan Yang Mulia bisa kembali ke kamarnya. Pagi ini, detak jantung dan tekanan darah Yang Mulia berangsur normal, demamnya pun mulai turun," tambah dia, seperti dikutip Reuters.
Pengangkatan kantung empedu adalah operasi yang biasa dilakukan untuk meringankan rasa sakit akibat batu ginjal. Hilangnya kantung empedu, bagi sebagian besar orang, tidak memiliki implikasi serius.
Raja Thailand keluar dari rumah sakit sebulan lalu, setelah dirawat akibat pembengkakan perut selama lima pekan. Ia kembali dirawat pada Jumat kemarin karena mengidap demam.
Pemimpin junta militer Thailand, yang telah menjadi Perdana Menteri, Prayuth Chan-ocha, menjenguk sang raja bersama sejumlah petinggi lainnya.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
FOLLOW US
Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan