medcom.id, Hong Kong: Demonstran pro demokrasi dijadwalkan berdialog dengan perwakilan pemerintah Hong Kong, Selasa (21/10/2014) malam. Ini akan menjadi pertemuan pertama sejak unjuk rasa yang melumpuhkan jalanan Hong Kong dimulai tiga pekan lalu.
"Hanya pemerintah yang dapat menyudahi ketegangan ini. Mereka harus menunjukkan kepemimpinan, dan menawarkan solusi terbaik yang menguntungkan kedua belah pihak," ujar Anson Chan, mantan pejabat senior pemerintah Hong Kong, seperti dilansir CNN.
Pemimpin Hong Kong Leung Chun-ying dikabarkan tidak akan menghadiri pertemuan. Ia mengukuhkan posisinya sebagai pendukung setia pemerintah Tiongkok, dan mengatakan Hong Kong tidak bisa dibiarkan memilih sendiri pemimpinnya dalam pemilu 2017.
Gerakan protes yang didominasi kaum pelajar dan mahasiswa Hong Kong kerap berujung bentrok. Salah satu kejadian yang menyita perhatian adalah saat sejumlah petugas terekam kamera menyakiti seorang pendemo.
Semua oknum petugas sudah dimutasi. Leung Chun-ying sempat berjanji mengusut tuntas kasus kekerasan tersebut.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
FOLLOW US
Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan