Ilustrasi surat suara. (Foto: Medcom.id)
Ilustrasi surat suara. (Foto: Medcom.id)

Kepolisian Malaysia Bantu Investigasi Surat Suara Tercoblos

Internasional surat suara pemilu surat suara pilpres 2019
14 April 2019 08:59
Kuala Lumpur: Kepolisian Diraja Malaysia (PDRM) menanggapi kasus surat suara tercoblos terkait proses pemilihan umum Indonesia di wilayah Kajang, Selangor, belum lama ini. Kasus tersebut muncul ke publik usai sebuah video yang memperlihatkan surat suara tercoblos viral di media sosial.
 
"PDRM sedang menjalankan investigasi untuk menentukan bentuk tindakan apa yang dapat diambil untuk membantu Indonesia," ujar PDRM, dalam keterangan pers yang diterima Medcom.id, Minggu 14 April 2019.
 
"Sejauh ini PDRM telah mendapatkan bantuan dari Polri. Kasus ini tidak melibatkan pelanggaran undang-undang di Malaysia. Investigasi masih berjalan hingga saat ini," lanjutnya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) telah berkunjung ke Malaysia untuk menangani langsung kasus surat suara tercoblos. Turut mendampingi, Polri mengaku baru bisa melakukan pengawalan sembari menunggu respons dari PDRM, karena kasus tersebut terjadi di wilayah hukum Malaysia.
 
Kronologis Kejadian
 
Kasus temuan tercoblosnya surat suara bermula dari laporan relawan Sekretaris Bersama Satuan Tugas Badan Pemenangan Nasional Prabowo-Sandi (Satgas BPN PADI), Parlaungan, pada 11 April 2019 pukul 12.48 waktu Malaysia. Ia mengadukan temuan itu melalui pesan Whatsapp kepada Ketua Panwaslu Kuala Lumpur Yaza Azzahara Ulyana.
 
Yaza lantas mengajak Anggota Panwaslu Kuala Lumpur, Rizki Israeni Nur, menuju ke lokasi. Pukul 13.00, Yaza dan Rizki tiba di lokasi yang beralamat di Taman Universiti Sungai Tangkas Bangi 43000 Kajang, Selangor.
 
Lokasi itu merupakan lot toko. Di dalamnya terdapat 20 buah tas diplomatik, 10 kantong plastik hitam, dan sekitar 5 karung goni putih dengan tulisan Pos Malaysia. Kantong-kantong itu disebut berisi surat suara.
 
Yaza lantas mencoba membuka kantong secara acak. Ditemukan surat suara tercoblos untuk pasangan nomor urut 01, Joko Widodo-Ma'ruf Amin. Untuk surat suara anggota legislatif, tercoblos di kolom Partai NasDem pada caleg nomor urut 3.
 
Selang beberapa jam, Panwaslu Kuala Lumpur kembali menerima informasi dari anggota Satgas BPN PADI. Mereka menyebut ada kasus yang sama di sebuah rumah di kawasan Bandar Baru Bangi, Selangor. Sekitar 15 menit dari lokasi pertama.
 
Di lokasi kedua itu, Panwaslu menemukan 158 karung dengan isi surat suara sekitar 230 lembar per karungnya. Kali ini surat suara yang tercoblos yaitu untuk capres 01 dan caleg NasDem nomor urut 2. Terdapat juga lembar surat suara tercoblos untuk caleg Demokrat nomor urut 3.
 
"Total jumlah di dua lokasi tersebut berjumlah 40-50 ribu surat suara," kata Yaza.
 
Baca:KPU Ungkap Ciri-Ciri Keaslian Surat Suara
 

(WIL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif