Kota Baghdad di Irak. (Foto: AFP)
Kota Baghdad di Irak. (Foto: AFP)

WNI di Irak dan Iran Diminta Tingkatkan Kewaspadaan

Willy Haryono • 08 Januari 2020 10:22
Jakarta: Warga negara Indonesia di Irak, Iran dan negara sekitarnya diminta untuk terus meningkatkan kewaspadaan. Hal ini terkait meningkatnya ketegangan di kawasan, terutama di dua negara tersebut, usai tewasnya jenderal Qassem Soleimani di tangan Amerika Serikat.

Ketegangan kian meningkat usai Iran meluncurkan belasan roket yang menghantam dua pangkalan militer AS di Ain al-Asad dan Erbil, Irak, pada hari ini, Rabu 8 Januari 2020.

Dalam keterangan resmi di situs Kementerian Luar Negeri RI, seluruh WNI di Irak, Iran dan negara sekitarnya juga diimbau untuk mengikuti informasi serta arahan otoritas setempat terkait keamanan.

"WNI juga diimbau untuk terus menjaga komunikasi dengan Perwakilan RI terdekat. Segera menghubungi Perwakilan RI setempat/terdekat jika memerlukan informasi dan bantuan," sebut pernyataan Kemenlu RI.

"Untuk mengantisipasi kemungkinan eskalasi dan dampaknya terhadap WNI, re?ncana kontigensi telah disiapkan oleh Kementerian Luar Negeri bersama Perwakilan-perwakilan RI di wilayah tersebut," lanjutnya.

Kemenlu RI juga telah mengaktifkan kembali crisis centre dengan nomor +62 812-9007-0027.? Sementara untuk hotline, WNI di kawasan Timur Tengah dapat menghubungi nomor berikut:

KBRI Baghdad: +964 780 6610 920/+9647500365228

KBRI Tehran:  +989120542167

KBRI Kuwait City:+965-9720 6060

KBRI Manama:+973-3879 1650

KBRI Doha:+974-33322875

KBRI Abu Dhabi:+971-566-156259

KBRI Amman: +962 7 7915 0407

KBRI Damascus: +963 954 444 810

KBRI Beirut: +961 5 924 676

KBRI Muscat: +968 9600 0210

KBRI Riyadh: +966 56 917 3990

KJRI Dubai: +971-56-3322611/+971-56-4170333

KJRI Jeddah: +966-50360 9667

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(WIL)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan