medcom.id, Kathmandu: Hujan deras mempersulit operasi pencarian dan penyelamatan di Nepal, lima hari setelah gempa bumi 7,8 Skala Richter menghancurkan banyak bangunan dan menewaskan lebih dari 5.500 orang.
Helikopter tidak bisa diterbangkan ke area yang paling parah terkena dampak gempa karena cuaca buruk. Tim terpaksa menanti hingga cuaca kembali bersahabat.
"Mungkin sudah tidak akan ada lagi korban selamat," ucap Rameshwor Dandal, Kepala Pusat Manajemen Bencana Nepal di Kementerian Dalam Negeri, seperti dikutip Reuters, Kamis (30/4/2015).
"Cuaca semakin mempersulit masalah. Alam sepertinya ingin menghambat usaha kami," sambung dia.
Jumlah korban tewas di Nepal kembali bertambah dari sebelumnya 5.057 jiwa.
"Korban tewas meningkat melampaui 5.500 orang," ucap seorang petinggi kepolisian Nepal, seperti dikutip The Guardian.
Sementara lebih dari 10 ribu warga Nepal terluka akibat tertimpa reruntuhan bangunan, dan 450 ribu lebih lainnya kehilangan tempat tinggal.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
FOLLOW US
Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan