medcom.id, Tokyo: Belasan ribu pendemo memenuhi jalan raya sekitar gedung parlemen di Tokyo, Jepang, Rabu (16/9/2015), dalam menentang rancangan undang-undang keamanan baru yang dapat disahkan pekan ini.
Lewat UU terbaru ini, jika disahkan, Jepang akan dapat terlibat aktif dalam peperangan di luar negeri bersama negara sekutu. Sejak 70 tahun terakhir, militer Jepang hanya dibentuk untuk melindungi diri.
Sekitar 13 ribu orang berkumpul dintengah hujan, mendesak agar RUU segera dibatalkan. Hingga pukul 10 malam waktu setempat, Perdana Menteri Jepang belum dapat memulai debat di parlemen.
"Jepang saat ini bergerak menuju peperangan, mengikuti Amerika Serikat begitu saja. UU ini menentang konstitusi," ucap Makiko Inui, 55, salah seorang pendemo, seperti dilansir AFP.
"PM Abe melakukan kesalahan dalam usaha membangun perdamaian. Kita semua harus menggulingkan Abe, atau Jepang akan hancur," sambung dia.
Unjuk rasa ini merupakan bagian dari rentetan demonstrasi yang meminta agar rencana Abe dibatalkan.
Mereka semua meneriakkan slogan anti-perang dan mencoba menghentikan anggota parlemen untuk memulai debat UU kontroversial tersebut.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
FOLLOW US
Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan