Menteri Susi: Setop Eksploitasi Laut!
Menteri KKP Susi Pudjiastuti dalam OOC di Nusa Dua, Bali, 30 Oktober 2018. (Foto: ANTARA FOTO/Media OOC 2018/Irsan Mulyadi/nym)
Nusa Dua: Laut tidak membutuhkan kita, justru kita yang membutuhkan laut. Demikian disampaikan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti dalam Our Ocean Conference (OOC) di Nusa Dua, Bali, Selasa 30 Oktober 2018.

Menurutnya, semua orang perlu bersama-sama melindungi laut agar manfaatnya berkelanjutan dan dirasakan generasi-generasi mendatang.

"Kita harus berhenti mengeksploitasi laut. Biarkan laut bernapas dan memulihkan diri. Laut punya hak untuk dilindungi," kata Menteri Susi di Bali Nusa Dua Convention Center.


"71 persen dari planet kita adalah laut, jadi laut punya hak untuk dilindungi," sambung dia.

Di hari kedua OOC, Menteri Susi memaparkan apa-apa saja yang sudah dilakukan Indonesia sejauh ini dalam melindungi lautan. Salah satu yang menjadi sorotan adalah mengenai penangkapan ikan secara ilegal atau Illegal, Unreported and Unregulated (IUU) fishing.

Menteri Susi menegaskan pihaknya terus memerangi IUU, dengan menindak semua kapal asing yang menangkap ikan secara ilegal di Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) Indonesia. Jargon "Tenggelamkan" sempat terkenal beberapa tahun lalu saat Menteri Susi menenggelamkan banyak kapal asing.

Menenggelamkan kapal merupakan salah satu cara Menteri Susi dalam memerangi IUU. Namun ia menyebut, metode ini masih tetap membutuhkan kerja sama di level regional.

"Jika tidak bekerja sama dengan negara-ngara tetangga, maka nantinya akan berbalik kepada kita. Nantinya negara-negara tetangga itu yang melakukan IUU Fishing," sebut Menteri Susi.

Selain mengenai IUU Fishing, Menteri Susi juga menyebut Indonesia telah berhasil melindungi lebih dari separuh total bibit ikan tuna sirip kuning (yellowfin tuna) yang ada di dunia. Menurut Menteri Susi, 68 persen dari total bibit yellowfin tuna dilahirkan di Laut Banda.



(WIL)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id