Jakarta: Kelompok yang berafiliasi dengan ISIS mengklaim sebagai pihak yang bertanggung jawab atas serangan bom bunuh diri di Bandara Kabul Afghanistan. Dua bom bunuh diri yang terjadi pada Kamis, 26 Agustus 2021 menyebabkan warga sipil dan tentara Amerika Serikat tewas.
“Ledakan bom terjadi di luar Bandara Kabul yang menewaskan 60 warga sipil, 12 tentara Amerika Serikat dan 140 orang luka-luka," tutur presenter Metro TV, Kevin Egan, dalam tayangan Metro Siang, Jumat, 27 Agustus 2021.
Salah satu ledakan terjadi di gerbang ebi, tempat pasukan Amerika Serikat dan Inggris bertugas untuk membantu evakuasi.
Klaim teror dinyatakan melalui unggahan foto oleh kelompok yang berafiliasi dengan ISIS di Provinsi Khorasan. Dalam klaim itu kelompok militan menyebut mereka menargetkan pasukan Amerika Serikat dan sekutu.
Kelompok ekstrimis ISIS diketahui telah memerangi Taliban yang dipandangnya sebagai pengkhianat, karena menyetujui kesepakatan damai dengan Amerika Serikat.
ISIS mengatakan pelaku berhasil melewati pos pemeriksaan keamanan Taliban yang berada dalam jarak 5 meter dari kumpulan tentara Amerika Serikat, mereka juga mengklaim Taliban termasuk di antara para target serangan. (Imanuel Rymaldi Matatula)
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
FOLLOW US
Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan