Jakarta: Kelompok militan Taliban disebut tengah berupaya meraih kepercayaan komunitas internasional dan Afghanistan. Gerakan yang dipimpin Hibatullah Akhundzada ini pun tak henti melakukan berbagai pertemuan dengan faksi terkait.
Namun, Pengamat Hubungan Internasional Dina Sulaeman menjelaskan, kepemimpinan tidak bisa hanya dikontrol oleh satu pihak. Pemerintahan yang stabil dapat diperoleh apabila pemimpin tersebut adalah salah satu rakyat Afghanistan.
"Bagaimana pun Afghanistan yang stabil itu hanya bisa dicapai kalau dipimpin dan prosesnya oleh orang Afghanistan," kata Dina dalam tayangan Metro Pagi Primetime Metro TV pada Selasa, 31 Agustus 2021
Dina menerangkan, masalah kependudukan di Afghanistan dapat menjadi contoh konkret. Permasalahan tersebut dapat diatasi oleh masyarakat, dan dalam berbagai proses sebaiknya harus ada turut andil masyarakat Afghanistan.
"Tinggal tanggung jawabnya ada di tangan orang Afghanistan sendiri untuk menciptakan kestabilan di dalam negeri yang artinya adalah pembagian kekuasaan," jelas Dina.
Taliban diketahui telah menjanjikan tidak ada balas dendam. Dina menyebutkan, Taliban menyadari bahwa kekuatan media sosial pun menjadi satu faktor yang membuat mereka harus berhati-hati atas setiap tindakan yang dilancarkan.
"Situasi sudah berbeda dengan 20 tahun, hampir semua orang punya HP dan merekam berbagai hal. Seperti ketika ketahuan melakukan kekerasan kepada wartawan," kata dia. (Nadia Ayu)
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
FOLLOW US
Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan