Audiensi para pemimpin ASEAN dengan Raja Kamboja Norodom Sihamoni. Foto: AFP
Audiensi para pemimpin ASEAN dengan Raja Kamboja Norodom Sihamoni. Foto: AFP

Presiden Tegaskan ASEAN Harus Mampu Navigasi Menajamnya Rivalitas Kekuatan Besar

Fajar Nugraha • 11 November 2022 15:54
Phnom Penh: Presiden Joko Widodo (Jokowi) melakukan audiensi dengan Raja Kamboja Norodom Sihamoni pada Kamis 10 November 2022. Presiden diminta menyampaikan pandangan sebagai Ketua ASEAN di 2023.
 
“Selain menyampaikan apresiasi atas keketuaan Kamboja sebagai Ketua ASEAN tahun ini, Presiden juga menyampaikan kesiapan Indonesia untuk meneruskan keketuaan di ASEAN tahun depan, di tengah situasi dunia dan Kawasan yang tidak mudah,” ucap Menlu Retno Marsudi dalam keterangan pers virtual, 10 November 2022.
 
“Presiden juga menyampaikan harapan, dukungan Kamboja dan juga semua anggota ASEAN selama keketuaan Indonesia,” imbuhnya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dalam pertemuan ASEAN-Inter Parliamentary Assembly (AIPA), Presiden menyoroti berbagai tantangan internal maupun eksternal yang dihadapi oleh ASEAN. Selain mencoba membantu penyelesaian krisis di Myanmar.
 
“ASEAN juga harus mampu menavigasi menajamnya rivalitas antara kekuatan besar. Menghadapi tantangan ini, Presiden menyerukan pentingnya asean menjadi bagian dari solusi,” tegas Menlu.
 
“Untuk itu Presiden mendorong penguatan sinergi antara pemerintah dengan parlemen untuk memperkokoh kesatuan dan sentralitas ASEAN. Sebagai Ketua ASEAN tahun depan, presiden menegaskan komitmen Indonesia untuk berkontribusi membangun ASEAN yang lebih kuat  agar mampu menghadapi tantangan di masa depan yang semakin kompleks,” imbuhnya.
 
Presiden juga mengharapkan dukungan parlemen dalam keketuaan Indonesia di ASEAN tahun depan.
 
Sementara dalam pertemuan dengan pemuda ASEAN, Presiden menyatakan bahwa bonus demografi pemuda di ASEAN harus dikapitalisasi agar asia tenggara dapat menjadi epicentrum of growth.
 
“Dan terkait dengan hal ini. Dua hal disampaikan presiden, pertama generasi milenial dan generasi Z harus menjadi pendorong untuk mempercepat transformasi digital di Kawasan,” sebut Menlu Retno.
 
“Kedua, pemuda perlu mengambil peran dalam pembangunan ekonomi hijau. Presiden menaruh harapan besar agar generasi muda ASEAN di garda depan untuk mengusung ekonomi di masa depan yang hijau dan berkelanjutan,” pungkasnya.
 
(FJR)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif