Kuala Lumpur: Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Kuala Lumpur Malaysia pada Rabu menyambut kunjungan tim Polis Diraja Malaysia. Kunjungan itu untuk membahas sejumlah langkah agar distribusi bantuan sembako berjalan lebih tertib, lancar, dan aman.
Melalui bantuan pengamanan dari Polis Diraja, pemerintah Malaysia telah menunjukkan komitmen untuk mendukung kelancaran distribusi bantuan sembako. Pihak KBRI Kuala Lumpur mengimbau WNI agar menjaga ketertiban dan tetap disiplin melakukan jaga jarak (social distancing) ketika menerima bantuan, agar sesuai dengan ketentuan dan aturan PKPPKP (Perintah Kawalan Pergerakan) yang dikeluarkan pemerintah Malaysia.
"Penyaluran bantuan sembako bagi saudara-saudara WNI di berbagai pelosok masih digeber serentak oleh petugas kemanusiaan KBRI, sejumlah Ormas dan relawan Indonesia," kata pihak KBRI Kuala Lumpur dalam sebuah pernyataan melalui media sosial resmi, dikutip Medcom.id, Kamis, 9 April 2020.
"Mohon perhatian sekali lagi agar kita semua patuhi aturan PKP demi keselamatan bersama. Khususnya bagi warga yang menerima bantuan sembako/bahan pangan. Agar tertib, antri yang baik dan jaga jarak ketika terima bantuan. Tak usahlah berebutan atau berdesakan!" pihak KBRI Kuala Lumpur memberi peringatan.
Tanpa kenal lelah, koalisi besar seolah terus berpacu dengan waktu supaya bantuan lekas sampai ke sasaran, kepada warga yang membutuhkan.
Penyaluran bantuan sembako itu melibatkan PCI NU Malaysia, PCI Muhammadiyah, IKMA, Peradaban, Masyarakat Ekonomi Syariah, HIMAKA, dan Asschol. Serta Lumajang Peduli, Pemuda Ansor, Info Warga Jember, MP KAHMI, KNPI, PERTIM, Muslim KL dan RW 7, MRT Covid 19, PERSABA, Serantau, IKABA, Forkommi, PEKA, dan Komuniti Aceh Melayu Malaysia. Kalangan ormas tersebut menggalang dana mandiri demi menyalurkan bantuan.
FOLLOW US
Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan