Presiden AS Donald Trump. (Foto: AFP).
Presiden AS Donald Trump. (Foto: AFP).

DPR AS Siapkan Pemungutan Suara untuk Pemakzulan Trump

Internasional Pemakzulan Trump
Marcheilla Ariesta • 29 Oktober 2019 10:15
Washington: Dewan Perwakilan Rakyat Amerika Serikat (AS) akan mengadakan pemungutan suara formal untuk kali pertama dalam penyelidikan pemakzulan Presiden Donald Trump.
 
"Ini merupakan langkah lanjutan yang diambil untuk penyelidikan," kata seorang anggota senior Demokrat, dikutip dari Channel News Asia, Selasa, 29 Oktober 2019.
 
Upaya pemungutan suara bertujuan untuk mendorong kembali kritik yang dilontarkan Partai Republik, bahwa penyelidikan pemakzulan terhadap Trump cacat hukum.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Pekan ini, kami akan membawa resolusi yang akan menegaskan penyelidikan (pemakzulan) yang tengah berlangsung saat ini," ungkap Ketua DPR Nancy Pelosi.
 
Pemungutan suara diyakini akan meloloskan resolusi, karena mayoritas dari 228 anggota DPR asal Demokrat mendukung pemakzulan Trump. "Langkah pemungutan suara menetapkan prosedur untuk dengar pendapat terbuka bagi masyarakat Amerika, mengesahkan pengungkapan transkrip, dan pengiriman bukti ke Komite Kehakiman agar mereka dapat mempertimbangkan pasal-pasal potensial untuk pemakzulan," imbuhnya.
 
Penyelidikan pemakzulan Trump dipicu informasi dari seorang pembocor rahasia atau whistleblower yang menyebut Trump telah meminta Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy untuk memeriksa Hunter Biden, anak dari mantan wakil presiden AS Joe Biden.
 
Trump diduga meminta Zelenskiy menyelidiki Hunter untuk mencoreng citra Joe Biden -- kandidat utama Demokrat untuk pemilu 2020.
 
Trump telah berbicara dengan Zelenskiy via telepon pada Juli lalu, namun ia mengaku tidak melakukan tekanan apapun. Demokrat telah meminta Gedung Putih untuk menyerahkan transkrip lengkap percakapan tersebut. Gedung Putih hanya memberikan memo berisi ringkasan percakapan.
 
Munculnya whistleblower kedua ini akan membuat Trump dan para pendukungnya semakin sulit untuk mendiskreditkan keterangan dari pembocor rahasia pertama. Sebelumnya, Trump pernah menyebut bahwa keterangan dari whistleblower pertama tidak akurat.
 

(WIL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif