“Pengumuman ini memperkuat pembaruan program Artemis, termasuk standarisasi konfigurasi roket SLS (Space Launch System), penambahan satu misi pada 2027, serta pelaksanaan pendaratan di permukaan Bulan setiap tahun setelahnya,” demikian pernyataan resmi NASA dilansir Antara, Rabu, 25 Maret 2026.
| Baca juga: Misi Artemis II Siap Meluncur, Pariwisata Luar Angkasa Kian Menggeliat |
Sebelumnya pada hari yang sama, Administrator NASA Jared Isaacman menyampaikan bahwa lembaga tersebut membatalkan rencana pembangunan stasiun luar angkasa Lunar Gateway di orbit Bulan. Fokus program kini dialihkan untuk membangun infrastruktur langsung di permukaan Bulan.
Program Gateway yang dipimpin NASA itu sejatinya merupakan kerja sama internasional untuk mendirikan stasiun luar angkasa pertama di orbit Bulan.
Fasilitas itu dirancang sebagai uji coba teknologi untuk keberlangsungan manusia di ruang angkasa jangka panjang serta mendukung misi masa depan menuju Mars.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News